IHSG Kembali ke Zona Merah, Sektor Aneka Industri Jadi Penekan Utama

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG berbalik menguat 0,09% atau 5,11 poin ke level 5.845,54 pada pukul 09.21 WIB, meskipun dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,03% atau 1,74 poin di level 5.838,59.
Aprianto Cahyo Nugroho | 23 Oktober 2018 10:07 WIB
Karyawan melintas di dekat monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/10/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA –  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berbalik melemah pada perdagangan pagi ini, Selasa (23/10/2018), dengan sektor aneka industri menjadi penekan utama.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG berbalik menguat 0,09% atau 5,11 poin ke level 5.845,54 pada pukul 09.21 WIB, meskipun dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,03% atau 1,74 poin di level 5.838,59.

IHSG kemudian kembali melemah hingga 0,04% atau 2,62 poin ke level 5.837,81 pada pukul 9.47 WIB. Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak pada level 5.835,66 – 5.848,04.

Adapun pada perdagangan Senin (22/10), IHSG ditutup menguat 0,05% atau 3,14 poin di posisi 5.840,43.

Sebanyak 141 saham menguat, 119 saham melemah, dan 350 saham stagnan dari 610 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Lima dari sembilan indeks sektoral IHSG pagi ini bergerak di zona merah dengan tekanan utama dari sektor aneka industri dengan pelemahan 0,67%, disusul sektor pertanian yangmelemah 0,66%.

Di sisi lain, empat sektor menguat dan menahan pelemahan indeks lebih lanjut, dipimpin sektor finansial yang menguat 0,21%.

 

Pergerakan Sektor IHSG Pukul 09.48 WIB

Sektor

Perubahan

Aneka industri

-0,67%

Pertanian

-0,66%

Tambang

-0,39%

Industri dasar

-0,26%

Infrastruktur

-0,22%

Konsumer

-0,06%

Perdagangan

+0,10%

Properti

+0,18%

Finansial

+0,21%

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BEI

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top