Laporan Emiten Gairahkan Pasar, IHSG Rebound Pada Awal Perdagangan

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,17% atau 10,06 poin ke level 5.847,35 pada pukul 09.31 WIB, setelah dibuka rebound dengan penguatan 0,07% atau 4,13 poin di level 5.841,42.
Aprianto Cahyo Nugroho | 22 Oktober 2018 09:49 WIB
Seorang pria melintasi layar elektronik pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (19/10/2018). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound dan menguat pada awal perdagangan hari ini, Senin (22/10/2018).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,17% atau 10,06 poin ke level 5.847,35 pada pukul 09.31 WIB, setelah dibuka rebound dengan penguatan 0,07% atau 4,13 poin di level 5.841,42.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak pada level 5.841,42 – 5.869,65. Pada perdagangan Jumat (19/10), IHSG ditutup melemah 0,14% atau 7,95 poin di posisi 5.837,29.

Enam dari sembilan indeks sektoral IHSG pagi ini bergerak di zona hijau dengan dorongan utama dari sektor infrastruktur denganpenguatan 1,24%, disusul sektor finansial yang menguat 0,23%.

Di sisi lain, tiga sektor melemah dan menahan penguatan indeks lebih lanjut, dipimpin sektor industri dasar yang melemah 0,39%.

Sebanyak 197 saham menguat, 88 saham melemah, dan 325 saham stagnan dari 610 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM) yang masing-masing menguat 1,06% dan 1,07% menjadi pendorong utama IHSG pada pukul 09.31 WIB.

Indosurya Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan pada Senin akan bergerak pada kisaran 5.702-5.911 dengan potensi bergerak di zona hijau.

William Surya Wijaya, Vice President Research Department PT Indosurya Bersinar Sekuritas menjelaskan rilis data kinerja emiten kuartal ketiga akan terus mewarnai pola gerak IHSG hingga beberapa waktu mendatang.

Selain itu, tentunya kondisi fundamental perekonomian juga terus menopang pola pergerakan IHSG sehingga masih dapat terus menunjukkan pola penguatan jangka pendek menengah maupun panjang.

William mengingatkan momentum koreksi wajar masih dapat terus dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian.

Saham-saham yang menguat pada awal perdagangan:

HMSP

+1,06%

TLKM

+1,07%

MAYA

+6,75%

BBRI

+0,66%

Saham-saham yang melemah pada awal perdagangan:

CPIN

-1,33%

INTP

-1,92%

KLBF

-1,81%

BMRI

-0,39%

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, Indeks BEI
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top