Tren Bullish DOID Diperkirakan Berakhir

Pergerakan saham PT Dunia Delta Makmur Tbk masih catatkan tren bullish seiring dengan kinerja operasional yang sudah capai 76% dari target melalui anak usahanya PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) meskipun pergerakan emiten ini dibayangi tren pelemahan pasar saham.
Anida ul Masruroh | 22 Oktober 2018 14:22 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Pergerakan saham PT Dunia Delta Makmur Tbk masih catatkan tren bullish seiring dengan kinerja operasional yang sudah capai 76% dari target melalui anak usahanya PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) meskipun pergerakan emiten ini dibayangi tren pelemahan pasar saham. Mengawali pekan ini, saham berkode DOID tersebut ditutup menguat 5 poin di level 820 pada akhir perdagangan sesi I kemarin.

Dalam rilis laporan bulanan DOID tercatat pengupasan tanah atau overburden removal oleh BUMA mencapai 284,1 juta bank cubic meters (bcm) sepanjang 2018. Overburden pada periode September ini merupakan yang tertinggi sejak Januari 2017. Sementara itu, angka strip ratio kembali normal pada posisi 11,2 kali. Strip ratio merupakan perbandingan antara volume tanah dan batuan yang dibongkar dengan jumlah batu bara yang bisa diambil.

Kinerja operasional perusahaan terlihat lebih efisien dengan aktivitas pengerukan tanah sebesar 10,8 juta bcm.  Dengan jumlah tersebut DOID mampu memperoleh 3,6 juta ton produksi batu bara atau naik 13% apabila dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 3,2 juta ton.

Saat ini valuasi saham DOID tengah terdiskon atau relatif murah dengan forward PE ratio sebesar 4,9 kali (di bawah rata-rata historis 2 tahun dengan forward PE ratio 6 kali). Bahkan saham DOID juga masih mengalami undervalued apabila dengan indeks saham sektor pertambangan dengan forward PE ratio 8,32 kali.

Secara teknikal analisis, saham DOID terlihat membentuk bearish counter attack yang memberikan sinyal pelemahan setelah breakout fibo retracement 50%. Indikator stochastic oscillator berada pada posisi overbought dengan Relative Strength Index berada pada area netral. Diperkirakan saham DOID akan tertekan menuju 810 dan tidak akan breakout fibo retracement 38,2% sebagai support terdekat. Diperkirakan saham DOID hari ini diperdagangkan dalam rentang 8.05-8.30.

Sumber: Bloomberg

*) Anida ul Masruroh, analis Bisnis Indonesia Resources Center

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BEI

Editor : Aprillian Hermawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top