Investor Potong Taruhan Bullish Harga Minyak

Antusiasme terhadap minyak merupakan hal yang terburuk dalam setahun terakhir.
M. Richard | 20 Oktober 2018 12:23 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Antusiasme terhadap minyak merupakan hal yang terburuk dalam setahun terakhir karena kesulitan keuangan global dan meningkatnya cadangan AS meredupkan prospek permintaannya.

Hedge fund menarik uangnya pada kenaikan harga minyak mentah West Texas Intermediate untuk minggu keenam, yang mana posisinya adalah yang terendah sejak Oktober 2017.

Total taruhan, jangka panjang atau jangka pendek, mendekati yang terendah dalam dua tahun. Sebelum sedikit rebound pada hari Jumat, patokan AS tenggelam 10% dalam waktu kurang dari dua minggu.

"Ada kekhawatiran yang berkembang di pasar tentang pertumbuhan permintaan yang terhenti dan Anda bisa melihat barel baru datang ke pasar untuk menggantikan minyak mentah Iran mulai November. Itu memaksa beberapa waktu untuk mengunci keuntungan mereka," kata Gene McGillian, manajer riset pasar di Tradition Energy dalam laman Bloomberg, Sabtu (20/10/2018).

Adapun, minyak tergelincir ke level terendah dalam hampir satu bulan karena bertambahnya stok AS membayangi ketegangan antara AS dan Arab Saudi atas hilangnya seorang kritikus kerajaan terkemuka.

Sementara itu, ketegangan perdagangan antara administrasi Trump dan Cina serta kesengsaraan keuangan di negara berkembang mengaburkan gambaran pada konsumsi minyak.

“Sungguh menakjubkan betapa aneh dan cepat hal-hal telah berubah. Saya pikir langkah awal hingga pertengahan 70-an benar-benar tidak diserukan. Itu banyak spekulasi atas sanksi terhadap Iran, Venezuela menurun, Libya menurun dan siapa yang akan mengambil kendur," kata Phil Streible, ahli strategi pasar senior di RJO Futures di Chicago.

Sementara itu, menurut Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS, posisi neto WTI Hedge fund – perbedaan antara taruhan pada harga yang lebih tinggi dan bertaruh pada penurunan – turun 14% menjadi 242.855 futures dan opsi dalam pekan yang berakhir 16 Oktober lalu.

Taruhan jangka panjang turun 7,1%, sementara jangka pendek melompat 38% ke tertinggi sejak November 2017. Namun, kondisi akan dapat kembali ketika dampak sanksi terhadap Iran di bulan depan.

"Ini tampaknya jangka pendek dan anda harus khawatir tentang pasokan Iran yang hilang. Kami akan kehilangan sekitar 1 juta, 1 juta dan setengahnya yang akhirnya akan mendaftar. Penjualannya sekarang sepertinya hanya sementara," ujar John Kilduff, partner di Again Capital.

Tag : harga minyak mentah wti
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top