MNC Sekuritas: Potensi Pelemahan Rupiah Hambat Penguatan SUN

MNC Sekuritas memperkirakan harga Surat Utang Negara (SUN) masih akan bergerak bervariasi pada perdagangan Jumat (19/10/2018).
Emanuel B. Caesario | 19 Oktober 2018 09:18 WIB
Ilustrasi Surat Utang Negara

Bisnis.com, JAKARTA -- MNC Sekuritas memperkirakan harga Surat Utang Negara (SUN) masih akan bergerak bervariasi pada perdagangan Jumat (19/10/2018).
 
Kepala Divisi Riset Fixed Income MNC Sekuritas I Made Adi Saputra mengatakan pihaknya masih melihat bahwa kenaikan harga yang terjadi masih akan dibatasi oleh faktor potensi berlanjutnya pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Seiring dengan penguatan dolar AS terhadap mata uang regional, rupiah ditutup melemah 44,5 bps atau 0,29% di level Rp15.194,5 per dolar AS pada perdagangan Kamis (18/10).
 
Selain itu, kenaikan harga juga akan dibatasi oleh faktor rencana lelang penjualan SUN pada pekan depan, di mana menjelang lelang harga SUN cenderung bergerak terbatas dan berpeluang mengalami penurunan. 
 
Faktor meningkatnya persepsi risiko juga akan turut mempengaruhi pergerakan harga SUN pada perdagangan hari ini di tengah koreksi yang terjadi pada pasar saham global.
 
"Dengan kondisi pasar SUN yang masih bergerak fluktuatif, maka kami sarankan kepada investor untuk tetap mencermati arah pergerakan harganya di pasar sekunder dan juga cermati pergerakan nilai tukar rupiah," paparnya dalam riset harian, Jumat (19/10). 
 
Made menerangkan berlanjutnya pelemahan nilai tukar rupiah akan menjadi katalis negatif bagi pergerakan harga SUN di pasar sekunder. Dia masih merekomendasikan SUN dengan tenor pendek dan menengah guna mengantisipasi gejolak yang terjadi di pasar surat utang. 
 
Beberapa pilihan tersebut di antaranya ORI013, ORI014, SR008, SR009, FR0069, FR0036, FR0034, FR0053, FR0061, FR0043, FR0046, FR0070, FR0044, FR0040, FR0056 dan FR0042.

Tag : surat utang negara
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top