Harga Minyak Rebound pada Akhir Pekan

Harga minyak mengalami penguatan pada perdagangan akhir pekan setelah sebelumnya mengalami penurunan tajam. Namun, harga diperkirakan masih cenderung tertekan ke depannya.
Hafiyyan | 13 Oktober 2018 08:20 WIB
Karyawan mengamati Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO), di galeri Bursa Berjangka Komoditi , Jakarta, Senin (15/5). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA — Harga minyak mengalami penguatan pada perdagangan akhir pekan setelah sebelumnya mengalami penurunan tajam. Namun, harga diperkirakan masih cenderung tertekan ke depannya.

Pada penutupan perdagangan Jumat (12/10/2018), harga minyak WTI kontrak November 2018 naik 0,37 poin atau 0,52% menjadi US$71,34 per barel.

Dilansir dari Reuters, Sabtu (13/10), dalam waktu yang sama, harga minyak Brent kontrak Desember 2018 meningkat 0,17 poin atau 0,21% menjadi US$80,43 per barel.

Laporan ANZ Research menyebutkan permintaan minyak dapat tumbuh 1,2 juta-1,5 juta barel per hari (bph) pada 2018. Namun, ada risiko perlambatan konsumsi pada tahun depan jika ketegangan perdagangan global meningkat.

Selain itu, OPEC juga memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global pada tahun depan. Hal ini dipicu gejolak pasar dan perang dagang sejumlah negara.

Namun demikian, di Teluk Meksiko, AS, produsen memangkas produksi hingga 40% akibat badai Michael. Dari 30 perusahaan yang beroperasi, jumlah pemangkasan pasokan mencapai 680.107 barel per hari.

Tag : Harga Minyak
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top