AKSI EMITEN 11 OKTOBER: Geliat Emiten Lapis Kedua, PTPP Teken Kesepakatan Rp6 Triliun

Berita mengenai kinerja stabil emiten lapis kedua serta kesepakatan PTPP dalam Annual Meeting IMF-World Bank Group menjadi sorotan media nasional hari ini, Kamis (11/10/2018).
Aprianto Cahyo Nugroho | 11 Oktober 2018 08:36 WIB
PT PP Properti Tbk - bumn.go.id

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai kinerja stabil emiten lapis kedua serta kesepakatan PTPP dalam Annual Meeting IMF-World Bank Group menjadi sorotan media nasional hari ini, Kamis (11/10/2018).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional:

Geliat Emiten Lapis Kedua. Kinerja saham emiten-emiten berkapitalisasi pasar kecil dan menengah alias lapis kedua di pasar modal sepanjang tahun ini relatif lebih stabil dibandingkan dengan emiten-emiten besar. (Bisnis Indonesia)

PTPP Teken Kesepakatan Rp6 Triliun. Kontraktor pelat merah, PT PP (Persero) Tbk. akan meneken kesepakatan dengan total mencapai Rp6 triliun dalam penyelenggaran Annual Meeting IMF-World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali. (Bisnis Indonesia)

Penjualan KINO Akan Terdongkrak. Kinerja penjualan PT Kino Indonesia Tbk. diprediksi terdongkrak seiring dengan rencana perseroan membeli 51% kepemilikan saham Morinaga & Co., Ltd. di PT Morinaga Kino Indonesia. (Bisnis Indonesia)

Babak Baru GOOD & DUCK. Daftar emiten baru yang melantai di Bursa Efek Indonesia semakin panjang dengan kehadiran PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk. (GOOD) dan PT Jaya Bersama Indo Tbk. (DUCK). Beragam strategi ekspansi pun diracik untuk membuat sayap usaha semakin lebar. (Bisnis Indonesia)

Garudafood Bidik Penjualan Naik di Atas 10%. PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (10/10), dengan kode GOOD. Melalui penawaran perdana saham alias initial public offering (IPO), produsen Kacang Garuda ini melepas 762,84 juta saham atau setara 10,34% modal disetor. (Kontan)

TRAM Raih Kontrak Baru Pertambangan. PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) merealisasikan pengembangan bisnis infrastruktur logistik pertambangan batubara di Kalimantan Timur. Melalui anak usahanya, PT Gunung Bara Utama, perusahaan ini baru saja meraih kontrak kerjasama penggunaan infrastruktur tambang dari PT Citra Dayak Indah (CDI). (Kontan)

Pendapatan SMCB Capai Rp 7,37 T. Pendapatan semen PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) meningkat 12% menjadi Rp 2,92 triliun pada periode Juli-September 2018. Kontribusi terbesar datang dari volume penjualan sebanyak 3 juta ton, yang berasal dari kebutuhan sektor perumahan dan infrastruktur. (Kontan)

Tag : aksi emiten
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top