Binartha Sekuritas: IHSG Terkoreksi Wajar, Simak Saham Rekomendasi Berikut Ini

Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG bakal terkoreksi wajar dalam perdagangan hari ini, Kamis (11/10).
Mia Chitra Dinisari | 11 Oktober 2018 07:16 WIB
Siluet pengunjung mengamati layar informasi IHSG, di gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Senin (17/9/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG bakal terkoreksi wajar dalam perdagangan hari ini, Kamis (11/10).

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan terlihat pola bearish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.801,965 hingga 5.783,261.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5.836,150 hingga 5.851,631.

Berdasarkan indikator, MACD berada di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral. 

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*ADRO, Daily (1780) (RoE: 9.17%; PER: 10.12x; EPS: 175.90; PBV: 0.93x; Beta: 0.48):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1750 – 1780, dengan target harga secara bertahap di level 1810, 1860, 2070, 2280 dan 2490. Support: 1750 & 1650.
*BBCA, Daily (23375) (RoE: 16.02%; PER: 25.32x; EPS: 936.14; PBV: 4.11x; Beta: 1.02):* Sebelumnya terlihat pola three inside up candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 23250 – 23400, dengan target harga secara bertahap di level 23750, 24125, 24425 dan 25700. Support: 23150.

*ITMG, Daily (25500) (RoE: 21.67%; PER: 9.55x; EPS: 2696.30; PBV: 2.13x; Beta: 0.70):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan sebelumnya terlihat pola long white body candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 25400 – 25600, dengan target harga secara bertahap di level 26900, 28500, 32250 dan 36000. Support: 23850.

*SRIL, Daily (240) (RoE: 21.90%; PER: 4.32x; EPS: 79.16; PBV: 0.94x; Beta: -0.17):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 336 – 344, dengan target harga secara bertahap di level 358, 372, 408 dan 442. Support: 336 & 328.

*UNTR, Daily (32300) (RoE: 20.14%; PER: 10.91x; EPS: 2961.70; PBV: 2.21x; Beta: 0.69):* Terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 31500 – 32300, dengan target harga secara bertahap di level 33250, 34000, 37250, 40500 dan 43725. Support: 30775.

*WIKA, Daily (1305) (RoERoE: 6.79%; PER: 11.35x; EPS: 114.94; PBV: 0.77x; Beta: 1.65):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1290 – 1310, dengan target harga secara bertahap di level 1330, 1400, 1460, 1715, 1965 dan 2220. Support: 1210.



Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top