LPPF Siapkan Rp1,25 Triliun Untuk Buyback Saham

Matahari Department Store (LPPF) berencana untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan mengalokasikan dana sebanyak-banyaknya Rp1,25 triliun.
Novita Sari Simamora | 08 Oktober 2018 17:11 WIB
Pengunjung di gerai Matahari Department Store Pasar Raya, Jakarta, Kamis (21/9). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) berencana untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan mengalokasikan dana sebanyak-banyaknya Rp1,25 triliun.

Sekretaris Perusahaan Matahari Department Store Miranti Hadisusilo mengungkapkan, rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) telah menyetujui untuk melakukan pembelin kembali saham yang telah dikeluarkan sebanyak-banyaknya 7% dari modal disetor dan ditempatkan atau sebesar 204,25 juta saham.

"Buyback yang dilakukan maksimum 7%, dengan harga maksimum Rp13.330 per saham. Pelaksanaan buyback ini dilakukan dalam waktu paling lama 18 bulan sejak RUPSLB," ungkapnya di Jakarta, Senin (8/10/2018).

Sepanjang tahun berjalan, kinerja saham emiten bersandi LPPF telah turun 33,17% menjadi Rp6.700 per saham. Sepanjang 2018, saham LPPF sempat mencapi Rp11.975 per saham. Selain itu, aksi jual asing sepanjang 2018 di LPPF senilai Rp166,8 miliar.

Dia mengungkapkan, aksi pembelian kembali saham dilakukan, karena perseroan harga saham yang beredar di pasar dinilai undervalue. Melalui aksi buyback, maka perseroan memberikan fleksibilitas kepada perseroan dalam mengelola modal untuk mencapai permidalan yang lebih efisien.

Adapun kapitalisasi emiten peritel miliki Grup Lippo ini mencapai Rp19,55 triliun dan price earning ratio (PER) ada pada level 7,27%.

Tag : kinerja emiten
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top