Sinarmas Sekuritas: Rekomendasikan Top Buy Saham EXCL dan UNTR

Sinarmas Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak mixed dalam sesi dagang hari ini, Senin (08/10).
Mia Chitra Dinisari | 08 Oktober 2018 08:41 WIB
Siluet pengunjung mengamati layar informasi IHSG, di gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Senin (17/9/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Sinarmas Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak mixed dalam sesi dagang hari ini, Senin (08/10).

Tim analis Sinarmas Sekuritas menyebutkan secara teknikal indeks hari Senin (08/10), IHSG diprediksi bergerak di kisaran 5.690-5.790.

Adapun saham yang direkomendasikan yakni Top BUY: EXCL, UNTR   dan BoW: ERAA, SMSM

Bursa AS ditutup melemah pada perdagangan Jumat (05/10). Harga crude oil turun ke level USD 73.89 per barrel. Harga batubara stabil di level USD 113.65 per Mt. Rupiah bergerak stabil terhadap Dollar AS ke level Rp 15.190. 10Yr Government Bonds Yield turun ke level 8.38%.

Dari dalam negeri, per September 2018, cadangan devisa Indonesia berada pada level USD 114,85 miliar, berkurang USD 3,1 miliar dari Agustus 2018. Jumlah tersebut setara dengan pembiayaan 6,5 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) akan mempercepat persiapan teknis Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) agar dapat segera diterapkan pada akhir Oktober. Melalui peraturan ini, pelaku pasar yang memiliki underlying transaksi tertentu dapat melakukan transaksi DNDF yaitu transaksi derivatif valuta asing terhadap rupiah yang standar berupa transaksi forward dengan mekanisme fixing yang dilakukan di pasar domestik.

Sehubungan dengan emiten, Tunas Baru Lampung (TBLA) memacu penjualan biodiesel sejumlah 96.000 kiloliter hingga pengujung 2018 dengan estimasi senilai Rp700,80 miliar. Pada kuartal IV/2018 perseroan mendapat kuota penjualan biodiesel sekitar 48.000 kiloliter (kl).

 

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top