IHSG Berpeluang Menguat dengan Level Resistan 5.969

Secara teknikal, Kiwoom Sekuritas Indonesia memprediksi IHSG hari ini, Selasa (2/10/2018) memiliki ruang untuk menguat dengan support dan resistance di level 5,932-5,969.
Emanuel B. Caesario | 02 Oktober 2018 08:49 WIB
Siluet pengunjung mengamati layar informasi Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (6/9/2018). - JIBI/Dwi Prasetya
Bisnis.com, JAKARTA--Secara teknikal, Kiwoom Sekuritas Indonesia memprediksi IHSG hari ini, Selasa (2/10/2018) memiliki ruang untuk menguat dengan support dan resistance di level 5,932-5,969.
Maximilianus Nico Demus, Direktur Riset dan Investasi Kiwoom Sekuritas Indonesia, mengatakan bahwa kemarin IHSG ditutup melemah (-0.53%) menjadi 5,944. Sementara itu, asing membukukan net buy di semua perdagangan saham sebesar Rp377,8 miliar. 
Sektor yang mengalami pelemahan terbesar di  sektor industri dasar (-2.37%) dan barang konsumsi (-1.49%). Adapun, indeks yang naik terbesar di sektor pertambangan (+1.35%) dan properti  (+0.66%).
Dari dalam negeri BPS rilis data inflasi September 2018 telah terjadi deflasi sebesar 0,18% (MoM) sementara inflasi dari Januari-September 2018 sebesar 1,94% dan year on year (yoy) sebesar 2,88%. 
"Tentu hal ini merupakan sesuatu yang baik bahkan di bawah dari target pemerintah sebelumnya, meskipun menurut kami apabila terlalu rendah juga tidak baik karena tidak ada pertumbuhan di sana," katanya dalam riset harian, Selasa (2/10/2018).
Beralih ke luar negeri, WTO, IMF, dan World Bank mengeluarkan panggilan darurat untuk mereformasi system perdagangan multilateral. 
Fokus utamanya adalah, memperkuat pendekatan yang fleksibel untuk perundingan WTO mungkin bisa menjadi kunci untuk memperkuat reformasi perdagangan global. 
Dikatakan juga bahwa, perang dagang dapat menekan pertumbuhan perdagangan global sebanyak 17%, dan menekan pertumbuhan PDB sebesar 1,9%. Nico menilai, faktor-faktor ini akan menjadi sentimen penopang utama pergerakan IHSG hari ini.
Tag : IHSG
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top