REKOMENDASI SAHAM: Saham Astra Agro (AALI) Bakal Menyentuh Rp15.000?

Produksi minyak kelapa sawit atau CPO PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) berpotensi menanjak pada semester II/2018.
Hafiyyan | 27 September 2018 07:03 WIB
Astra Agro Lestari - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Produksi minyak kelapa sawit atau CPO PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) berpotensi menanjak pada semester II/2018.

Sejauh mana sentimen tersebut mendorong kinerja keuangan dan sahamnya?

Analis PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) Cheria Widjaja menyampaikan, volume produksi CPO AALI berpotensi tumbuh pada semester II/2018 karena faktor musiman dari cuaca.

Namun, margin perseroan diperkirakan tertekan karena melesunya harga.

"Margin perseroan juga tertekan peningkatan pembelian tandan buah segar [TBS] dari pihak ketiga, karena usia tanaman inti yang tua,” paparnya melalui riset yang dikutip Rabu (26/9).

Sekitar 41,3% profil perkebunan inti sudah di atas 20 tahun. Faktor ini dapat menghambat pertumbuhan produksi AALI ke depannya.

Namun demikian, dalam 7 bulan pertama 2018, perseroan mengantongi penjualan Rp10,49 triliun, naik 6,6% year-on-year(yoy). Adapun, penjualan pada Juli 2018 sendiri sejumlah Rp1,47 triliun, naik 13,8% yoy.

Kinerja AALI per Juli 2018 melampaui estimasi PANS dan konsensus analis. Walaupun harga jual Januari—Juli 2018 turun 6,8% yoy menjadi Rp7.863 per kg, pendapatan perseroan masih tetap kokoh.

Proyeksi keuangan perseroan juga membaik seiring dengan aksi penanaman kembali (replanting). Per Juli 2018, luasan replanting mencapai 1.509 hektare (ha), naik signifikan dibandingkan dengan 7 bulan pertama 2017 sebesar 628 ha.

Pada 2018, Cheria memprediksi AALI akan membukukan pendapatan Rp16 triliun dan laba bersih Rp1,9 triliun. Pada 2017, pendapatan AALI mencapai Rp17,31 triliun dan laba bersih Rp2,01 triliun. 

Dia pun merekomendasikan tahan terhadap saham AALI dengan target harga Rp13.900. Nilai itu mencerminkan price to earning ratio (PER) 13,1 kali.

Pada penutupan perdagangan Rabu (26/9), saham AALI naik1,67% menjadi Rp12.200. Harga meningkat 6,09% sepanjang 3 bulan terakhir, tetapi masih melesu 7,22% secarayear-to-date (ytd). PER AALI saat ini menjadi 14,97 kali dengan kapitalisasi pasar sejumlah Rp23,48 triliun. 

Analis RHB Sekuritas Hoe Lee Leng menyampaikan, prospek saham emiten perkebunan belum akan terlalu baik. Saham AALI mendapat rekomendasi netral dengan target harga Rp14.200.

“Rekomendasi netral menggambarkan harga saham kemungkinan bergerak naik atau turun 10% dari target,” paparnya.

Sementara itu, selain PANS dan RHB, ada 7 sekuritas yang memperbarui pandangan terhadap AALI pada September 2018. Sejumlah 4 analis merekomendasikan beli dengan target harga sekitar Rp15.000—Rp17.000. Adapun, 3 analis lainnya merekomendasikan hold atau netral terhadap saham AALI dengan target di kisaran Rp11.000—Rp14.200. 

Tag : astra agro lestari
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top