AKSI EMITEN 25 SEPTEMBER: Saham Farmasi Mulai Memantul, INDF Kerek Harga Tepung 10%

Berita terkait rebound saham emiten farmasi serta rencana INDF mengerek harga tepung menjadi sorotan media nasional hari ini, Selasa (25/9/2018).
Aprianto Cahyo Nugroho | 25 September 2018 08:49 WIB
Calon peserta BPJS Kesehatan antre menunggu penyelesaian adminitrasi di kantor BPJS Lhokseumawe, Aceh, Senin (15/5). - Antara/Rahmad

Bisnis.com, JAKARTA – Berita terkait rebound saham emiten farmasi serta rencana INDF mengerek harga tepung menjadi sorotan media nasional hari ini, Selasa (25/9/2018).

Berikut ringkasan topik utama di sejumlah media nasional:

Saham Farmasi Mulai Memantul. Sepekan terakhir, saham tiga emiten farmasi memantul ke zona hijau tersulut oleh sentimen positif yang berasal dari rencana pemerintah menambal defi sit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. (Bisnis Indonesia)

INDF Kerek Harga Tepung 10%. PT Indofood Sukses Makmur Tbk. akan mengerek harga tepung terigu sebagai dampak kenaikan harga gandum di pasar global dan penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah. (Bisnis Indonesia)

Menakar Manuver Ekspansi BRMS. PT Bumi Resources Minerals Tbk. baru saja mengumumkan dimulainya kerja sama strategis dengan NFC China untuk mengembangkan proyek seng di Kabupaten Dairi, Sumatra Utara. Mampukah kerja sama tersebut mengerek kinerja BRMS dan induk usahanya, PT Bumi Resources Tbk.? (Bisnis Indonesia)

SMBR Dorong Diversifi kasi Produk. PT Semen Baturaja (Persero) Tbk. mengembangkan penghiliran produk semen guna menangkap peluang-peluang di proyek inrastruktur. (Bisnis Indonesia)

FREN Gencar Perkuat Modal. Emiten penyedia jasa telekomunikasi PT Smartfren Telecom Tbk. agresif melakukan penambahan modal untuk kebutuhan ekspansi perseroan. Pada tahun ini, perseroan berambisi mengakuisisi hingga 10 juta pelanggan dan memperluas jangkauan jaringan. (Bisnis Indonesia)

BRMS Melunasi Tagihan Credit Suisse. Isu utang dalam tubuh Grup Bakrie satu per satu mulai terurai. Kini, giliran PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang telah melunasi kewajibannya senilai sekitar US$ 100 juta kepada Credit Suisse. (Kontan)

ANTM Menerima Pencairan Dana US$ 57 Juta. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turut menikmati pencairan dana atas divestasi PT Dairi Prima Mineral (DPM). Emiten pelat merah ini mengantongi duit segar US$ 57,24 juta dari penutupan transaksi (financial closing) yang juga melibatkan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dan NFC China itu. (Kontan)

INDY Dirikan Anak Usaha Anyar. PT Indika Energy Tbk (INDY) bersama PT Indika Inti Corpindo (IIC), telah mendirikan anak perusahaan baru pada 13 September 2018. Anak usaha itu bernama PT Indika Digital Teknologi (IDT). (Kontan)

Minim Ekspansi, PADI Masih Membidik Laba Naik 15%. Saham PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) menjadi salah satu saham di sektor keuangan yang mencetak performa terbaik. Sepanjang kuartal ketiga hingga Jumat (21/9), saham ini melesat 37,78%. (Kontan)

Tag : aksi emiten
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top