Kurs Jisdor Menguat ke 14.824, Koreksi Dolar AS Angkat Rupiah

Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.824 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Jumat (21/9/2018).
Renat Sofie Andriani | 21 September 2018 10:36 WIB
Petugas jasa penukaran valuta asing memeriksa lembaran mata uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Senin (2/7/2018). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.824 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Jumat (21/9/2018).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini terpantau menempatkan kurs referensi Jisdor di Rp14.824 per dolar AS, menguat 15 poin atau 0,10% dari posisi Rp14.839 pada Kamis (20/9/2018).

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat tipis 11 poin atau 0,07% ke level Rp14.838 per dolar AS pada pukul 09.58 WIB.

Mata uang Garuda sebelumnya dibuka terapresiasi 29 poin atau 0,20% di level Rp14.820, setelah berakhir menguat 26 poin atau 0,17% di posisi Rp14.849 per dolar AS pada perdagangan Kamis (20/9).

Di sisi lain, indeks dolar AS yang melacak pergerakan greenback terhadap sejumlah mata uang utama di dunia pagi ini terpantau turun 0,01% atau 0,012 poin ke level 93,900 pada pukul 09.54 WIB.

Sebelumnya indeks dolar dibuka dengan turun tipis 0,011 poin di level 93,901, setelah pada perdagangan Kamis (20/9) berakhir melemah 0,66% atau 0,625 poin di posisi 93,912.

Dikutip dari risetnya hari ini, Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail memperkirakan pelemahan dolar AS di level 93,0-93,5, seiring melemahnya katalis positif terhadap dolar AS.

Dipaparkan, investor kemungkinan besar telah memperhitungkan kemungkinan naiknya tingkat suku bunga The Fed pada September serta hasil dari perang dagang AS-China hingga akhir tahun.

Oleh karenanya, investor lebih memilih euro dan yen serta emas sebagai pilihan sebagai dampak ketidakpastian yang ditimbulkan akibat kebijakan AS tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi AS ke depannya.

“Rupiah kemungkinan besar menguat ke level Rp14.750-Rp 14.810 per dolar AS, didorong oleh turunnya indeks dolar tersebut,” tulis Ahmad.

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)

21 September

14.824

20 September

14.839

19 September

14.896

18 September

14.908

17 September

14.859

Sumber: Bank Indonesia

Tag : jisdor
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top