KURS RUPIAH 21 SEPTEMBER: Spot Garuda Ditutup Menguat ke level 14.817/US$

Untuk jangka panjang atau hingga akhir tahun rupiah masih berpotensi melemah dan bisa bergerak di kisaran Rp14.900 – Rp15.000 per dolar AS.
Aprianto Cahyo & Renat Sofie | 21 September 2018 16:25 WIB
Petugas jasa penukaran valuta asing memeriksa lembaran mata uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Senin (2/7/2018). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA - Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 32 poin atau 0,22% ke level Rp14.817 per dolar AS pada perdagangan pasar spot hari ini, Jumat (21/9/2018).

Pergerakan nilai tukar rupiah sejak pagi dibuka menguat 29 poin atau 0,20% di level Rp14.820 per dolar AS, dan sepanjang perdagangan hari ini bergerak di zona hijau sehingga mampu bertahan di level 14.800.

Rupiah kembali menguat masih dikisaran Rp14.800-an per dolar Amerika Serikat setelah dolar AS mundur dari penguatannya karena China melakukan balasan terhadap tarif AS dengan tambahan tarif barang impor AS senilai US$60 miliar.

Pada penutupan perdagangan Kamis (20/9), rupiah mencatatkan penguatan 26 poin atau 0,17% menjadi Rp14.849 per dolar AS dan tercatat melemah di hadapan dolar AS sebesar 8,7% secara year-to-date (ytd).

Analis Asia Trade Point Futures (ATPF) Deddy Yusuf Siregar mengatakan bahwa selain pelemahan dolar AS, sentimen yang mendorong penguatan rupiah kali ini datang dari penguatan mata uang Asia lainnya seperti India dan China.

“Setelah Beijing mengatakan tidak akan membiarkan devaluasi mata uang yuan untuk menghadapi perang tarif dengan AS, nampaknya pasar merespon positif dan memicu adanya aksi profit taking terhadap dolar AS, menyebabkan dolar AS melemah,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (20/9/2018).

Deddy menambahkan bahwa hal itu juga sedikit memulihkan kepercayaan terhadap aset beresiko termasuk mata uang Asia yg di dalamnya terdapat mata uang rupiah.

Adapun, sentimen domestik datang dari kebijakan Bank Indonesia yang di kabarkan segera mengeluarkan aturan nondeliverable forward (NDF).

“Karena kebijakan itu memungkinkan bank dengan nasabah atau pihak asing dapat melakukan transaksi lindung nilai atas risiko nilai tukar. Intinya investor bisa lebih berani tranasaksi di Indonesia,” lanjutnya.

Deddy memproyeksikan untuk jangka panjang atau hingga akhir tahun rupiah masih berpotensi melemah dan bisa bergerak di kisaran Rp14.900 – Rp15.000 per dolar AS.

Selain itu, Kepala Bidang Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan bahwa penguatan rupiah kali ini masih karena dampak perang dagang yan melemahkan dolar AS, outlook kenaikan suku bunga AS tahun depan, krisis ekonomi di beberapa negara dan sorotan ke current account deficit (CAD) Indonesia.

Untuk jangka panjang, Ariston menyebutkan pergerakan rupiah masih tergantung pada perubahan kondisi eksternal hasil dari perbaikan kondisi internal Indonesia.

Ariston memproyeksikan hingga akhir tahun rupiah bisa bergerak di posisi Rp14.550–Rp15.200 per dolar AS.

Bagaimana pergerakan rupiah hari ini. Ikuti laporannya di Bisnis.com.

16:15 WIB

Pukul 15.58 WIB: Spot Ditutup Menguat 32 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 32 poin atau 0,22% ke level Rp14.817 per dolar AS.

15:51 WIB

Pukul 15.36 WIB: Spot Menguat 33 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot menguat 33 poin atau 0,22% ke level Rp14.816 per dolar AS menjelang akhir perdagangan.

14:30 WIB

Pukul 14.01 WIB: Spot Menguat 49 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot menguat 49 poin atau 0,33% ke level Rp14.800 per dolar AS.

11:44 WIB

Pukul 11.27 WIB: Spot Menguat 27 Poin ke 14.822

Nilai tukar rupiah menguat 27 poin atau 0,18% ke level Rp14.822 per dolar AS seiring pergerakan IHSG pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat (21/9/2018).

11:14 WIB

Pukul 11.06 WIB: Spot Menguat 20 Poin ke 14.829

Nilai tukar rupiah menguat 20 poin atau 0,13% ke level Rp14.829 per dolar AS seiring pergerakan IHSG menjelang akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat (21/9/2018).

10:12 WIB

Pukul 09.58 WIB: Spot Menguat 11 Poin ke 14.838

Nilai tukar rupiah lanjut menguat tipis 11 poin atau 0,07% ke level Rp14.838 per dolar AS seiring pergerakan IHSG pada perdagangan pagi ini, Jumat (21/9/2018).

09:06 WIB

Pukul 08.45 WIB: Spot Menguat 30 Poin ke 14.819

Nilai tukar rupiah menguat 30 poin atau 0,20% ke level Rp14.819 per dolar AS seiring pergerakan IHSG pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat (21/9/2018).

08:11 WIB

Pukul 08.00 WIB: Spot Dibuka Menguat 29 Poin di 14.820

Pergerakan nilai tukar rupiah dibuka menguat 29 poin atau 0,20% di level Rp14.820 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Jumat (21/9/2018).

Tag : Gonjang Ganjing Rupiah, Rupiah
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top