Prediksi IHSG Jumat (21/9/2018): Berpotensi Menguat Lagi, Indeks Menuju 6.000?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan melanjutkan penguatan. Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat 0,98% atau 57,67 poin di level 5.931,27, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,42% atau 24,88 poin di posisi 5.898,48.
Tegar Arief | 21 September 2018 01:10 WIB
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/7/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA--Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan melanjutkan penguatan. Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat 0,98% atau 57,67 poin di level 5.931,27, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,42% atau 24,88 poin di posisi 5.898,48.

Dari 602 saham yang diperdagangkan, 239 saham di antaranya menguat, sedangkan 159 saham melemah dan 204 saham lainnya stagnan.

Delapan dari sembilan indeks sektoral IHSG ditutup menguat, dengan dorongan terbesar dari sektor industri dasar yang naik 1,82%, disusul sektor konsumer yang menguat 1,21%. Adapun sektor properti berakhir stagnan.

Research Division PT Erdikha Elit Sekuritas Hendri Widiantoro mengatakan, indeks pada perdagangan kemari ditutup menguat dengan pola candle yang membentuk gap up mencoba menguji level resistant fraktal buy 5.931.

Kata Hendri, terjadi golden cross pada stochastic disertai dengan volume akumulasi yang cukup signifikan. Indikator Bill William menunjukan adanya penguatan momentum kendati masih berada pada fase deselerasi, potensi bullish continuation apabila fractal buy tertembus, namun apabila gagal, indeks juga berpotensi bergerak konsolidasi.

"Berdasarkan indikator diatas, indeks diperkirakan akan bergerak menguat dengan ruangan yang sempit pada range pergerakan 5.900-5.987," ujarnya dalam riset, Kamis (20/9/2018).

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama menambahkan, IHSG berhasil ditutup menguat signifikan 0,98% di level 5.931,266 pada 20 September 2018.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.905,571 hingga 5.879,876. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5.948,98 hingga 5.966,71.

Dia menambahkan, berdasarkan indikator, MACD sudah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, stochastic dan RSI masih berada di area netral.

"Sebagai tambahan informasi, masih terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance," ujarnya.

Saham yang direkomendasikan Binaartha adalah AALI, JSMR, MYOR, SIMP, WIKA, dan WTON. Adapun saham yang direkomendasikan oleh Erdikha adalah INDF, PPRO, PTPP, dan WSKT.

Tag : IHSG
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top