Valbury Sekuritas: Meredanya Ketegangan Perang Dagang AS-China, Sentimen Positif bagi IHSG

Valbury Sekuritas memprediksi redanya kepanikan investor global atas perang dagang AS dengan Cina, akan menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG hari ini, Kamis (20/09).
Mia Chitra Dinisari | 20 September 2018 08:38 WIB
Karyawan melintas di bawah layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/9/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Valbury Sekuritas memprediksi redanya kepanikan investor global atas perang dagang AS dengan Cina, akan menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG hari ini, Kamis (20/09).

Selain itu, bursa AS juga ditutup menguat sehingga sentimen ini ikut mendongkrak penguatan Indeks di sesi dagang hari ini.

Tim analis Valbury Sekuritas menyebutkan untuk hari ini, IHSG akan bergerak di Support Level 5.845/5.817/5.799 dan Resistance Level 5.892/5.911/5.939.

Berikut sejumlah sentimen penggerak IHSG hari ini:

Sentimen pasar dari dalam negeri: 
Pemerintah akan serius mengawal implementasi program biodiesel 20% (B-20), diyakini dapat menekan impor minyak dan gas yang menjadi penyebab neraca perdagangan Indonesia defisit. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan kebijakan B20 akan kelihatan hasilnya pada September yang akan diumumkan BPS di pertengahan Oktober.

Pemerintah dan DPR menyepakati nilai tukar rupiah dalam RUU APBN 2019 berubah dari Rp 14.400 menjadi Rp 14.500 per dolar AS. Meskipun asumsi RUU APBN tersebut di bawah posisi rupiah akhir-akhir ini. Perubahan asumsi tersebut bakal memengaruhi perhitungan pendapatan dan belanja negara tahun depan. Menurut Sri Mulyani, apabila kurs melemah Rp100 dari asumsi APBN maka total keuntungan anggaran bisa mencapai Rp1,22 triliun.

Sentimen pasar dari luar negeri : 
Perang dagang AS dan Cina semakin memanas, menyusul pemerintah Cina telah menyiapkan tindakan balasan sebagai reaksi atas kebijakan AS tentang pengenaan tarif baru. Balasan ini setelah AS mengumumkan kebijakan baru berupa pengenaan tarif sebesar 10% atas barang-barang Cina senilai US$200 miliar yang berlaku efektif per 24 September 2018. Sikap keras AS terus menaikkan tarif peluang proses negosiasi akan menemui jalan buntu.

Pemerintah Cina menyatakan tidak akan tunduk atas tekanan perdagangan yang dilakukan AS untuk barang-barangnya. Pemerintah Cina mengumumkan akan menerapkan tarif impor balasan sebesar 5-10% untuk 5.207 produk dari AS senilai US$ 60 miliar mulai 24 September. Konflik perang dagang Cina dan AS akan menciptakan kekhawatiran para investor di bursa saham dampak bagi global.

Di pihak lain, para pembuat kebijakan di Jepang mendesak adanya solusi cepat untuk mencegah memburuknya perang dagang AS dan Cina. Karena situasi ini dapat dampak buruk yang berpotensi menghambat pertumbuhan dunia menyusul pengenaan tarif impor baru oleh Presiden AS Donald Trump kepada Cina.

Ini Daftar rekomendasi saham menurut Valbury Sekuritas untuk perdagangan hari ini

ASII: Trading Buy
• Close 7400, TP 7500
• Boleh buy di level 7200-7400
• Resistance di 7500 & support di 7200
• Waspadai jika tembus di 7200
• Batasi resiko di 7150

GGRM: Trading Buy
• Close 74500, TP 75075
• Boleh buy di level  73350-74500
• Resistance di 75075 & support di 73350
• Waspadai jika tembus di 73350
• Batasi resiko di 73250

SMGR : Trading Buy
• Close 9000, TP 9175
• Boleh buy di level  8725-9000
• Resistance di 9175 & support di 8725
• Waspadai jika tembus di 8725
• Batasi resiko di 8675

INCO:  Trading Buy
• Close 3330, TP 3380
• Boleh buy di level  3250-3330
• Resistance di 3380 & support di 3250
• Waspadai jika tembus di 3250
• Batasi resiko di 3200

PWON:  Trading Buy
• Close 530, TP 550
• Boleh buy di level  520-530
• Resistance di 550 & support di 520
• Waspadai jika tembus di 520
• Batasi resiko di 510

FASW:  Trading Buy
• Close 8075, TP 8175
• Boleh buy di level  7925-8075
• Resistance di 8175 & support di 7925
• Waspadai jika tembus di 7925
• Batasi resiko di 7675

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
INDF, BSDE, UNVR, BDMN, BBRI, UNTR, EXCL  

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top