Binaartha Sekuritas: IHSG Diestimasi Kembali Melemah Hari Ini

Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG kembali melemah pascaditutup loyo dalam perdagangan kemarin, Senin (17/09)
Mia Chitra Dinisari | 18 September 2018 06:35 WIB
Pelajar mengamati monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/9/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA- Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG kembali melemah pascaditutup loyo dalam perdagangan kemarin, Senin (17/09).

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan terlihat pola bearish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

Dia menjelaskan berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.786,900 hingga 5.749,543.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5886.633 hingga 5949.009. Berdasarkan indikator, MACD masih berada di area negatif.

Sementara itu, Stochastic dan RSI masih berada di area netral. 

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*AALI, Daily (12750) (RoE: 8.12%; PER: 15.45x; EPS: 825.16; PBV: 1.27x; Beta: 0.66):* Fase re-akumulasi masih terlihat dalam rangka pembentukkan pola uptrend. “Akumulasi Beli” pada area level 12650 – 12750, dengan target harga secara bertahap di level 12925, 13300, 14150 dan 15000. Support: 12650 & 12450.

*ADRO, Daily (1715) (RoE: 9.17%; PER: 9.75x; EPS: 175.90; PBV: 0.89x; Beta: 0.98):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1700 – 1720, dengan target harga secara bertahap di level 1750, 1810, 1860, 2070, 2280 dan 2490. Support: 1650.

*ASII, Daily (6950) (RoE: 12.43%; PER: 13.75x; EPS: 512.80; PBV: 1.71x; Beta: 1.47):* Fase akumulasi masih terlihat dalam rangka pembentukkan pola uptrend. “Akumulasi Beli” pada area level 7000 – 7100, dengan target harga secara bertahap di level 7300, 7900 dan 8500. Support: 6850 & 6700.

*BBTN, Daily (2590) (RoE: 12.33%; PER: 9.48x; EPS: 271.18; PBV: 1.17x; Beta: 1.48):* Fase akumulasi masih terlihat dalam rangka pembentukkan pola uptrend. “Akumulasi Beli” pada area 2520 - 2590, dengan target harga di level 2650, 2880, 3110, 3350 dan 3500. Support: 2520 & 2410.

*PPRE, Daily (370) (RoE: 11.16%; PER: 12.84x; EPS: 28.66; PBV: 1.44x; Beta: N/A):* Saat ini, pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 360 – 370, dengan target harga secara bertahap secara bertahap di level 376, 382, 410, 438 dan 466. Support: 354.

*WEGE, Daily (218) (RoE: 18.69%; PER: 5.83x; EPS: 37.72; PBV: 1.09x; Beta: N/A):* Saat ini bahwasannya pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Accumulative Buy” pada area level 214 – 220, dengan target harga secara bertahap di level 228, 238, 252, 284 dan 314. Support: 214 & 204.



Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top