Waskita Karya (WSKT) Nilai Kenaikan Cost of Fund Obligasi Masih di Bawah Ekspektasi

PT Waskita Karya (Persero) Tbk. mengklaim kenaikan biaya penerbitan atau cost of fund obligasi masih berada di bawah ekspektasi perseroan. 
M. Nurhadi Pratomo | 13 September 2018 18:49 WIB
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA— PT Waskita Karya (Persero) Tbk. mengklaim kenaikan biaya penerbitan atau cost of fund obligasi masih berada di bawah ekspektasi perseroan. 

Direktur Keuangan Waskita Karya Haris Gunawan mengatakan kupon untuk Obligasi Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) III Tahap III Tahun 2018 telah diputuskan. Untuk kupon Seri A memiliki tenor 3 tahun dengan kupon 9% dan kupon Seri B memiliki tenor 5 tahun dengan kupon 9,75%.

Dia menjelaskan bahwa kupon yang dibanderol memang lebih tinggi dari emisi obligasi sebelumnya pada awal 2018. Hal itu sejalan dengan kondisi market seperti kenaikan suku bunga acuan dan imbal hasil surat utang negara (SUN). 

Kenaikan imbal hasil SUN, sambungnya, membuat perseroan harus menawarkan kupon obligasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan instrumen tersebut. Dengan demikian, terjadi kenaikan cost of fund untuk emisi surat utang perseroan.

“Ada kenaikan jelas tetapi masih di bawah ekspektasi kami. Untuk proyeksi lima tahun di angka 9,75% tidak terlalu tinggi kecuali mencapai dua digit,” ujarnya kepada Bisnis.com, Kamis (13/9/2018).

Haris mengatakan salah satu tujuan dari emisi obligasi yakni reprofilling dari leverage atau debt perseroan. Instrumen itu dinilai lebih tepat dipilih dibandingkan dengan jenis lainnya.

“Kami mencari pendanaan yang mempunyai fungsi jangka panjang sejalan dengan investasi jangka panjang. Diharapkan, saat obligasi jatuh tempo, investasi yang dilakukan sudah menghasilkan dan proyek turn key sudah menghasilkan sehingga bisa digunakan untuk pengembalian,” paparnya.

Dia mengungkapkan jumlah yang dihimpun dalam proses penawaran awal atau bookbuilding Rp1,3 triliun sampai dengan, Kamis (13/9). Pihaknya berharap dapat menghimpun dana minimal Rp1,5 triliun dari emisi tersebut.

Pada Februari 2018, WSKT telah menerima dana Rp3,45 triliun dari Obligasi PUB III Waskita Karya Tahap II Tahun 2018. Surat utang tersebut merupakan rangkaian PUB Waskita Karya dengan total Rp10 triliun.

Obligasi yang diterbitkan terdiri atas Seri A dan Seri B. Pertama, kupon Seri A memiliki jumlah pokok Rp1,17 triliun dengan tenor tiga tahun berkupon tetap 7,75% per tahun. 

Selanjutnya, kupon Seri B, memiliki jumlah pokok Rp2.27 triliun dengan tenor lima tahun memiliki tingkat bunga 8,25% per tahun. 

Tag : waskita karya, Obligasi
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top