Saham Pemasok Apple Tumbang, Bursa China Tertekan Ancaman Trump

Ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengenakan tarif pada hampir seluruh ekspor China ke negeri adidaya tersebut menekan performa bursa saham China pada perdagangan hari ini, Senin (10/9/2018).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 10 September 2018  |  16:46 WIB
Saham Pemasok Apple Tumbang, Bursa China Tertekan Ancaman Trump
Aktivitas di Bursa Efek Shanghai - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengenakan tarif pada hampir seluruh ekspor China ke negeri adidaya tersebut menekan performa bursa saham China pada perdagangan hari ini, Senin (10/9/2018).

Indeks Shanghai Composite ditutup melemah 1,21% atau 32,82 poin di level 2.669,48, setelah mampu berakhir rebound 0,40% atau 10,71 poin di posisi 2.702,30 pada perdagangan Jumat (7/9).

Adapun indeks CSI 300 di Shenzhen yang berisi saham-saham bluechip berakhir melorot 1,45% atau 47,58 poin di level 3.230,07, setelah mampu ditutup rebound 0,45% di level 3.277,64 pada Jumat.

Pada Jumat (7/9/2018) waktu AS, Presiden AS Donald Trump mengancam siap mengenakan tarif terhadap hampir semua impor China ke Amerika Serikat.

Trump juga menyatakan siap untuk mengenakan tarif terhadap barang-barang asal China senilai US$267 miliar. Nilai ini melebihi rencana yang diusulkan sebelumnya untuk pengenaan tarif terhadap impor senilai US$200 miliar dari China.

Sementara itu, pemerintah China telah mengumumkan langkah-langkah untuk mendukung eksportir yang menjadi target pengenaan tarif lebih tinggi oleh AS.

Kementerian Keuangan China menyatakan akan menaikkan tingkat potongan harga ekspor untuk 397 jenis produk, mulai dari pelumas hingga buku anak-anak, efektif per 15 September 2018. 

Namun, data perdagangan China yang dirilis pada Sabtu (8/9) dapat memberi Trump lebih banyak alasan untuk memacu tensi yang telah memanas. Surplus perdagangan China dengan Amerika Serikat dilaporkan melebar menyentuh rekornya pada Agustus.

Pada hari yang sama, dalam akun Twitter-nya, Trump meminta Apple untuk merakit produk-produknya di AS jika ingin terhindar dari tarif impor China. Sektor teknologi diperkirakan akan menjadi yang paling terdampak dari kebijakan tarif, salah satunya harga akan menjadi lebih mahal. 

Menyusul cuitan Trump tersebut, saham pemasok yang berkaitan dengan Apple pun tumbang. Saham Luxshare Precision Co Ltd., Shenzhen Sunway Communication Co Ltd., dan Suzhou Dongshan Precision Manufacturing Co Ltd. masing-masing berakhir turun sekitar 10% hari ini.

Sejalan dengan bursa China, indeks Hang Seng Hong Kong berakhir melemah 1,33% atau 360,05 poin di level 26.613,42, seiring dengan memanasnya eskalasi perang dagang AS-China.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa china, perang dagang AS vs China

Editor : Martin Sihombing
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top