BEI-Bekraf Luncurkan Go Startup Indonesia

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan platform GSI - Go Startup Indonesia.
Tegar Arief | 06 September 2018 14:19 WIB
Petugas memasang bendera merah putih di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (7/8/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan platform GSI - Go Startup Indonesia.

GSI merupakan semangat dan gerakan bersama untuk mempercepat pertumbuhan ekosistem yang kondusif bagi startup di Indonesia, khususnya pada sektor ekonomi kreatif diberbagai tingkatan siklus usaha rintisan.

GSI dapat pula diterjemahkan sebagai “Government Support for startups in Indonesia” Platform GSI ini merupakan tindaklanjut dari Nota Kesepahaman antara Bekraf dan BEI pada April 2018 tentang program IDX Incubator, sebagi bentuk dukungan dan pengembangan perusahaan rintisan (startup) ekonomi kreatif untuk mendorong akses permodalan bagi perusahaan rintisan melalui GoPublic.

Pada tahap awal, founder dari perusahaan rintisan lebih fokus pada aspek teknis dibandingkan dengan aspek manajerial, administrasi dan keuangan. Oleh karena itu, platform GSI akan mendorong financial literacy for startup sehingga arah dan pengembangan bisnis startup sudah dirancang sejak awal.

“Dengan semangat dan tujuan yang sama untuk mendukung tumbuh kembang industri startup di Indonesia, Bekraf bersama BEI telah menandatangani nota kesepahaman pada April 2018. Dalam mengimplementasikan nota kesepahaman tersebut, Bekraf meluncurkan platform GSI yang merupakan suatu semangat dan gerakan bersama untuk mempercepat pertumbuhan ekosistem yang kondusif bagi startup di Indonesia, khususnya pada sektor ekonomi kreatif di berbagai tingkatan siklus usaha rintisannya," kata Kepala Bekraf, Triawan Munaf di BEI, Kamis (6/9/2018).

Kehadiran GSI diharapkan dapat menjadi jawaban dan solusi untuk membantu startup dalam menghadapi tantangan dan permasalahan untuk maju dan berkembang.

Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan sinegi, kerja sama, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan baik di kalangan pemerintah maupun di luar pemerintahan baik di dalam negeri maupun luar negeri sehingga tercapai akselerasi dalam mencapai tujuan dan sasaran bersama untuk menciptakan ekosistem yang kondusif bagi tumbuh kembang startup di Indonesia.

Menjadi unicorn, seperti Gojek, Tokopedia, Traveloka dan Bukalapak merupakan harapan dan impian dari setiap startup. Namun, hal tersebut sangat sulit untuk direplika atau ditiru oleh startup lain.

Belajar dari pengalaman di negara lain di mana terdapat startup yang go public, GSI dengan program CreaX (Creative Exchange fo Startup) akan mencoba memberikan alternatif tujuan kepada startup yang lebih realistis dan dapat direplikasikan, sebagai salah satu solusi akses permodalan bagi perusahaan rintisan melalui go public.

Melalui program CreaX, Bekraf bersama Bursa Efek Indonesia ingin mendorong perusahaan-perusahaan rintisan untuk scale up dengan menjadi perusahaan terbuka di bursa.

Memang hal ini tidak mudah untuk membawa startup melantai di BEI, oleh karena itu diperlukan kerjasama dan sinergi yang baik dengan berbagai pihak dalam menciptakan ekosistem yang kondusif bagi startup.

Dalam upaya untuk mencari talent baru dan startup yang dapat di scalling up, Bekraf melalui platform GSI akan melakukan roadshow ke beberapa kota besar di tanah air (Medan, Surabaya, Denpasar, Yogyakarta, Makassar, Bandung, dan Jakarta) untuk memberikan mentoring dan kompetisi pitching di kalangan komunitas startup.

Pemenang kompetisi pitching berkesempatan untuk mengikuti program inkubator dan mentoring pada Supercamp untuk mempersiapkan para finalis dari masing-masing kota untuk menghadapi final kompetisi pitching yang akan dilaksanakan pada Indonesian Capital Day di Surabaya.

Pemenang kompetisi GSI juga berkesempatan mengikuti program inkubator lebih lanjut dan terhubung dengan komunitas startup dsn investor global dengan mengikuti kompetisi pitching di level global.

Dalam menyediakan suatu ekosistem yang kondusif dan lengkap, GSI sedang mengembangkan website gostartupIndonesia yang merupakan “one stop services for startup” yang akan memfasilitasi kebutuhan startup dari hulu ke hilir.

Meskipun masih dalam proses pengembangan, website ini sudah dapat diakses melalui alamat http://v2.gostartupindonesia.id. Melalui website ini, para startup berkesempatan terhubung pada ekosistem startup Indonesia.

Selain update berita, acara, pelatihan, dan kesempatan kerja bagi startup, terdapat juga forum diskusi yang bisa diakses oleh
startup, komunitas, mentor, dan investor.

Selain itu, platform GSI juga fokus untuk mendorong tumbuhnya jumlah investor lokal untuk berinvestasi pada startup lokal yang memiliki prospek yang baik. Melalui Investor Relation Unit, edukasi terhadap investor juga menjadi perhatian dari GSI.

Hal ini mengingat investasi pada startup memiliki resiko dan karakteristik yang berbeda dengan investasi pada sektor riil. Diharapkan dengan platform ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah investor yang berinvestasi dan bertransaki di pasar modal dan mendorong semakin banyak startup yang akan GoPublik di Bursa Efek Indonesia.

Tag : bei
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top