IHSG Terkerek Sentimen Global

Kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi menguat karena terkerek sentimen global.
Novita Sari Simamora | 30 Agustus 2018 09:58 WIB
Karyawan melintas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (12/2/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA--Kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi menguat karena terkerek sentimen global.

Tim riset Samuel Sekuritas menuliskan dalam riset Kamis (30/8/2018) bahwa, bursa AS ditutup menguat didorong oleh saham-saham berbasis teknologi. Phone Apple Inc. mendorong penguatan sektor teknologi, setelah menyentuh nilai penutupan tertinggi sepanjang sejarah di US$222,98.

Sementara itu, momentum saham raksasa teknologi yang tergabung dalam FAANG juga mendapat dorongan setelah Morgan Stanley menaikkan target price  untuk Amazon.com dan Alphabet Inc.. Saat ini fokus masih tertuju terhadap kesepakatan NAFTA, Kanada tampaknya mengambil pendekatan yang lebih damai dengan AS. Dari fundamental ekonomi, Departemen Perdagangan merevisi naik PDB pada  kuartal II/2018 sebesar 4,2% dari sebelumnya 4,1%.

Pada Rabu (30/8/2018), IHSG menguat tipis 0,37% dengan dana asing mencatatkan net sell Rp240 miliar di pasar regular.  Hari ini IHSG berpeluang menguat mengikuti sentiment global dan rupiah stabil di level Rp14.645 per dolar.

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top