Binaartha Sekuritas: IHSG Masih dalam Tekanan Koreksi

Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG masih dalam tekanan dan akan terkoreksi wajar dalam perdagangan hari ini. 
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 30 Agustus 2018  |  06:47 WIB
Binaartha Sekuritas: IHSG Masih dalam Tekanan Koreksi
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/7/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA -  Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG masih dalam tekanan dan akan terkoreksi wajar dalam perdagangan hari ini. 

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan terlihat pola tweezer top candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan indeks saham, sehingga indeks berpeluang menuju ke area support.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 6.024,045 hingga 5.982,942.

Sementara itu, resisten pertama maupun kedua memiliki range pada 6.085,700 hingga 6.106,252.

Berdasarkan indikator, MACD sudah berhasil membentuk pola golden cross di area positif.

Meskipun demikian, stochastic dan RSI sudah menunjukkan overbought. 

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*BDMN, Daily (6975) (RoE: 9.89%; PER: 16.47x; EPS: 423.42; PBV: 1.63x; Beta: 1.68):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 6900 – 7000, dengan target harga secara bertahap di level 7200 dan 7725. Support: 6750.

*HRUM, Daily (2560) (RoE: 9.04%; PER: 13.98x; EPS: 183.16; PBV: 1.27x; Beta: 0.60):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan sebelumnya terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada level 2530 – 2570, dengan target harga secara bertahap di level 2690, 2880, 3330 dan 3790. Support: 2530 & 2420.

*INDF, Daily (6375) (RoE: 8.12%; PER: 14.23x; EPS: 444.54; PBV: 1.15x; Beta: 0.88):* Saat ini, terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level level 6250 – 6400, dengan target harga secara bertahap di level 6500, 6650, 6975 and 7300. Support: 6250 & 6150.

*MNCN, Daily (920) (RoE: 11.67%; PER: 10.56x; EPS: 89.02; PBV: 1.23x; Beta: 1.38):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 910 – 930, dengan target harga secara bertahap di level 980, 1020 dan 1180. Support: 900.

*SSIA, Daily (476) (RoE: -0.79%; PER: -63.10x; EPS: -7.48; PBV: 0.50x; Beta: 1.37):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Beli” pada area level 470 – 480, dengan target harga secara bertahap di level 490, 500 dan 510. Support: 460.

*SSMS, Daily (1285) (RoE: 17.93%; PER: 14.99x; EPS: 86.08; PBV: 2.69x; Beta: 1.45):* Terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 1280 – 1290, dengan target harga secara bertahap di level 1305, 1335, 1405 dan 1470. Support: 1280 & 1270.



Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup