Antam (ANTM) Pacu Penjualan Produk di Semester II/2018

PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) berencana memacu penjualan pada semester II/2018 seiring dengan penambahan kuota ekspor dan masih positifnya harga komoditas logam.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 29 Agustus 2018  |  21:48 WIB
Antam (ANTM) Pacu Penjualan Produk di Semester II/2018
Karyawati memperlihatkan emas batangan 88 gram bergambar Shio Anjing Tanah milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam), di Jakarta, Kamis (18/1). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) berencana memacu penjualan pada semester II/2018 seiring dengan penambahan kuota ekspor dan masih positifnya harga komoditas logam.

Direktur Utama Antam Arie Prabowo Ariotedjo menyampaikan, pada semester I/2018 perusahaan membukukan pendapatan anudited sebesar Rp11,85 triliun. Nilai itu melonjak 293% year-on-year (yoy) dari sebelumnya Rp3,1 triliun.

Penjualan emas berkontribusi 62% atau Rp8,2 triliun. Volume pemasaran batu kuning melonjak 318% yoy menjadi 13,76 ton.

Selanjutnya, segmen feronikel berkontribusi 21% atau Rp2,53 triliun. Volume penjualannya menanjak 94% yoy menuju 12.879 Tni (ton nikel dalam feronikel) per Juni 2018.

Adapun, penjualan bijih nikel melambung 486% yoy menjadi Rp858 miliar. Volume pemasaran juga melonjak 138% yoy menuju 1,93 juta wet metric ton (wmt).  Terakhir, penjualan bauksit per Juni 2018 mencapai Rp125 miliar. Volume penjualan naik 100% yoy menjadi 256.000 wmt.

"Pada semester II/2018, kami akan memacu penjualan terutama komoditas bijih nikel dan bauksit, seiring dengan meningkatnya kuota ekspor," ujarnya, Rabu (29/8/2018).

Perseroan memiliki kuota ekspor bijih nikel sejumlah 3,9 juta wmt, dan akan mengajukan tambahan kuota 600.000 wmt. Dengan demikian, volume penjualan bijih nikel pada paruh kedua 2018 dapat mencapai 2,6 juta ton.

Adapun, kuota ekspor bauksit pada tahun ini sebesar 1,2 juta wmt. Pada semester II/2018, potensi pengapalan keluar negeri mencapai 944.000 wmt. Sementara itu, penjualan emas dan feronikel pada semester II/2018 diperkirakan cenderung flat atau sama seperti 6 bulan sebelumnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga emas antam, kinerja emiten

Editor : Pamuji Tri Nastiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top