Kesepakatan Dagang AS-Meksiko Bantu Bursa Jepang Perpanjang Reli

Optimisme seputar kesepakatan perdagangan baru antara Amerika Serikat (AS) dan Meksiko turut membantu bursa saham Jepang memperpanjang relinya pada perdagangan hari ini, Selasa (28/8/2018).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 28 Agustus 2018  |  15:19 WIB
Kesepakatan Dagang AS-Meksiko Bantu Bursa Jepang Perpanjang Reli
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Optimisme seputar kesepakatan perdagangan baru antara Amerika Serikat (AS) dan Meksiko turut membantu bursa saham Jepang memperpanjang relinya pada perdagangan hari ini, Selasa (28/8/2018).

Indeks Topix berakhir naik 2,68 poin atau 0,16% di level 1.731,63, setelah dibuka dengan penguatan 0,71%% atau 12,31 poin di level 1.741,26. Pada perdagangan Senin (27/8), Topix ditutup menguat 1,16% di poisisi 1.728,95.

Berdasarkan data Bloomberg, dari 2.091 saham pada indeks Topix, 1.011 saham di antaranya menguat, 975 saham melemah, dan 105 saham stagnan.

Saham Toyota Motor Corp. dan FANUC Corp. yang masing-masing naik 0,86% dan 2,18% menjadi pendorong utama atas penguatan Topix hari ini.  

Dilansir dari Bloomberg, indeks Topix naik untuk hari ketiga berturut-turut, didorong saham produsen otomotif dan elektronik, setelah bursa saham AS menguat sekaligus mencetak rekor terbarunya pada akhir perdagangan Senin (27/8).

Pemerintah Amerika Serikat dan Meksiko sepakat untuk meningkatkan konten otomotif regional menjadi 75% dari tingkat saat ini sebesar 62,5% yang tercantum dalam Nafta.

"Mencapai kesepakatan tentang kebijakan perdagangan Trump merupakan langkah maju yang besar,” kata Toshihiko Matsuno, yang bekerja di bidang jasa riset investasi dan investor di SMBC Nikko Securities Inc., dikutip Bloomberg.

“Kedua negara menyepakati proporsi rasio pengadaan konten otomotif regional daripada tarif. Ini bisa jadi panduan untuk pembicaraan perdagangan dengan Jepang dan Eropa.”

Sejalan dengan Topix, indeks Nikkei 225 ditutup naik 0,06% atau 13,83 poin di level 22.813,47, setelah dibuka dengan penguatan 0,74% atau 168,10 poin di posisi 22.967,74, kenaikan hari keenam berturut-turut.

Indeks Nikkei 225 mampu memperpanjang reli kenaikannya pada sesi perdagangan hari keenam, terpanjang sejak Oktober, meskipun penguatannya terkikis menjelang akhir perdagangan hari ini.

Saham FANUC Corp. (+2,18%), SoftBank Group Corp. (+0,59%), dan KDDI Corp. (+0,75%) menjadi pendorong utama terhadap berlanjutnya reli Nikkei 225.

Terobosan dalam perdagangan Meksiko menarik perhatian investor di tengah kegagalan lain untuk diskusi perdagangan antara AS dan China.

Presiden Donald Trump mengatakan saat ini bukan waktu yang tepat untuk negosiasi perdagangan dengan China. Komentarnya sontak merusak harapan untuk adanya kesepakatan jangka pendek.

“Sementara friksi perdagangan oleh AS mulai mereda, masih ada kekhawatiran yang mengakar bahwa ketidakpastian seputar pembicaraan perdagangan AS-China akan berlanjut,” kata Tatsushi Maeno, seorang pakar strategi senior dengan Okasan Asset Management di Tokyo.

“Pasar sedang memiliki perasaan ragu-ragu dan mengalami beberapa aksi ambil untung, sehingga menyulitkan Nikkei 225 untuk mempertahankan kenaikan di atas 23.000.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa jepang

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup