Kesepakatan Perdagangan AS-Meksiko Kerek Wall Street, Nasdaq Tembus 8.000

Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite di bursa Wall Street mencetak rekor terbaru untuk sesi perdagangan hari kedua berturut-turut, saat kabar tercapainya kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Meksiko menopang sentimen investor.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 28 Agustus 2018  |  06:09 WIB
Kesepakatan Perdagangan AS-Meksiko Kerek Wall Street, Nasdaq Tembus 8.000
Wallstreet - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite di bursa Wall Street mencetak rekor terbaru untuk sesi perdagangan hari kedua berturut-turut, saat kabar tercapainya kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Meksiko menopang sentimen investor.

Pada perdagangan Senin (27/8/2018), indeks S&P 500 ditutup menguat 0,77% atau 22,05 poin di level 2.896,74 dan indeks Nasdaq Composite menguat 0,91% atau 71,92 poin di level 8.017,90. Adapun indeks Dow Jones Industrial Average berakhir menanjak 1,01% atau 259,29 poin di level 26.049,64.

Saham teknologi mendorong Nasdaq naik menembus level 8.000 untuk pertama kalinya. Sektor ini juga memberi dorongan terbesar pada S&P 500.

Dilansir dari Reuters, seorang pejabat perdagangan senior AS mengumumkan tercapainya kesepakatan dengan Meksiko untuk menggantikan Perjanjian Perdagangan Amerika Utara (NAFTA) serta mengungkapkan bahwa pembicaraan dengan Kanada diharapkan akan segera dimulai.

Prospek perdagangan yang optimistis lebih lanjut didorong oleh kabar bahwa pemerintah AS mendesak Uni Eropa untuk mempercepat perundingan tarif.

Perselisihan antara Amerika Serikat dan sejumlah mitra dagangnya telah menjadi penghambat sentimen investor untuk sebagian besar tahun ini, terlepas dari fundamental ekonomi yang solid dan kuatnya laporan keuangan korporasi selama dua kuartal.

“Dibutuhkan waktu lama bagi pelaku pasar untuk keluar dari kekhawatiran dan merasa sedikit lebih nyaman," kata Robert Pavlik, kepala strategi investasi di SlateStone Wealth LLC di New York. "Kekhawatiran perdagangan dan tarif, yang memainkan bagian di dalamnya, itulah yang menahannya. [Namun] pasar merasa sedikit lebih positif.”

Matt Blunt, Presiden Dewan Kebijakan Otomotif Amerika, menyatakan optimistis tentang kesepakatan perdagangan tersebut. Saham Ford Motor Co. pun naik 3,2%, sedangkan saham General Motors naik 4,8%.

Adapun saham sejumlah perusahaan yang sensitif dengan isu tarif, Boeing Co dan Caterpillar Inc, masing-masing naik 1,2% dan 2,8%, mendorong kenaikan sektor industri dan Dow Jones lebih tinggi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
wall street

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup