Tahun Ini, MNC Studios (MSIN) Incar Kenaikan Laba 72%

PT MNC Studios International Tbk. menargetkan kenaikan laba bersih mencapai 72,13% pada tahun ini, yakni senilai Rp210 miliar. Adapun pada tahun lalu, laba bersih perseroan tercatat hanya Rp122 miliar.
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 28 Agustus 2018  |  16:04 WIB
Tahun Ini, MNC Studios (MSIN) Incar Kenaikan Laba 72%
Chairman MNC Group Hary Tanoeseodibjo (tengah) berbincang dengan Direktur Independen PT MNC Studios International Tbk Endang Mayawati (dari kiri), Direktur Utama Ella Kartika, Direktur Valencia Tanoesoedibjo dan Direktur Dewi Tembaga seusai acara penawaran umum perdana saham PT MNC Studios International di Jakarta, Selasa (8/5/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA -- PT MNC Studios International Tbk. menargetkan kenaikan laba bersih mencapai 72,13% pada tahun ini, yakni senilai Rp210 miliar. Adapun pada tahun lalu, laba bersih perseroan tercatat hanya Rp122 miliar.

Adapun untuk pendapatan, emiten bersandi saham MSIN tersebut menargetkan kenaikan sebesar 45,45% menjadi Rp1,6 triliun hingga pengujung tahun ini. Adapun tahun lalu, pendapatan perseroan tercatat mencapai Rp1,11 triliun.

Direktur PT MNC Studio International Tbk. Dewi Tembaga optimistis target itu akan tercapai mengingat produksi film perseroan pada tahun ini juga meningkat. Selain itu, penjualan konten dan iklan juga diproyeksikan akan tumbuh signifikan.

"Kami bermain di produksi, kalau produksi semakin banyak tentu laba akan semakin besar. Selain itu saat ini kami akan banyak bermain di jam tayang siang sampai sore, sebelumnya dimaksimalkan sore sampai malam," jelasnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (28/8/2018).

Optimisme Dewi itu tidak berlebihan jika melihat capaian pada enam bulan pertama tahun ini. Pada semester I/2018, pendapatan MSIN tercatat mencapai Rp739,5 miliar, naik sebesar 45% dibandingkan semester I/2017 yang hanya Rp510,48 miliar.

Laba bersih perseroan juga tumbuh cukup signifikan pada paruh pertama tahun ini, yakni sebesar 64% menjadui Rp114,12 miliar. Adapun pada periode yang sama tahun lalu, total laba bersih hanya senilai Rp69,67 miliar.

Di sisi lain, beban langsung perseroan naik sebesar 36% yakni dari Rp388,6 miliar menjadi Rp527,89 miliar. Menurut Dewi, peningkatan beban ini sejalan dengan peningkatan produksi perseroan. "Pendapatan naik karena produksi meningkat. Peningkatan produksi juga menaikkan beban."

Dewi menambahkan, pada enam bulan kedua tahun ini perseroan akan meningkatkan produksi baik dari sisi sinetron maupun program acara lainnya. Selain ditayangkan di stasiun televisi yang masih terafiliasi, produk itu juga dijual kepada pihak luar.

"Kami juga akan memaksimalkan perusahaan joint venture kami yakni PT Asia Media Production yang memproduksi reality show. Ini nanti bisa tayang di internal kami ataupun di luar. Kami akan meningkatkan pendapatan konten dan iklan," jelasnya.

Direktur Utama PT MNC Studio International Tbk. Ella Kartika menambahkan, pihaknya terus melakukan inovasi dari sisi program dan meningkatkan efisiensi untuk terus mempertahankan kinerja positif ini.

Salah satunya adalah dengan mendirikan kawasan movie land yang terletak di Lido. Kawasan ini nantinya akan menjadi lokasi syuting berbagai program acara sehingga perseroan bisa menekan ongkos produksi.

"Proyek ini akan selesai pada akhir 2020 mendatang dan kami targetkan akan mulai beroperasi pada 2021," ujarnya.

MSIN mengalokasikan investasi senilai Rp275 miliar untuk pengembangan proyek yang berdiri di Bogor, Jawa Barat itu. Ini merupakan strategi ekspansi jangka panjang perseroan.

Ella menambahkan, nilai Rp275 miliar itu akan dialokasikan secara bertahap hingga 3 tahun ke depan. Untuk tahun ini dana yang dialokasikan perseroan sekitar 20% dari total kebutuhan tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mnc

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup