Bursa Asia Menguat, IHSG Kembali ke Level 6.000 Akhir Sesi I

IHSG menguat 0,76% atau 45,39 poin ke level 6.014,14 di jeda siang, setelah dibuka rebound dengan penguatan 0,42% atau 25,01 poin ke level 5.993,76. Sepanjang perdagangan di sesi I hari ini, IHSG bergerak pada level 5.993,70-6.018,82.
Aprianto Cahyo Nugroho | 27 Agustus 2018 12:59 WIB
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/7/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau hingga akhir sesi I perdagangan hari ini, Senin (27/8/2018).

IHSG menguat 0,76% atau 45,39 poin ke level 6.014,14 pada jeda siang, setelah dibuka rebound dengan penguatan 0,42% atau 25,01 poin ke level 5.993,76. Sepanjang perdagangan sesi I hari ini, IHSG bergerak pada level 5.993,70-6.018,82.

Adapun pada perdagangan pekan lalu, Jumat (24/8), IHSG ditutup di zona merah dengan pelemahan 0,24% atau 14,23 poin ke level 5.968,75.

Berdasarkan data Bloomberg, sebanyak 219 saham menguat, 119 saham melemah, dan 262 saham stagnan dari 600 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang menguat 3,95% dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang menguat 1,53% menjadi penopang utama terhadap penguatan IHSG di akhir sesi I.

Delapan dari sembilan indeks sektoral IHSG berada di teritori positif dengan penopang terbesar dari sektor aneka infrastruktur yang menguat 2,68%, disusul sektor industri dasar yang menguat 1,61%.

Di sisi lain, hanya sektor konsumer yang melemah 0,1% dan menahan penguatan IHSG lebih lanjut di akhir sesi I.

Bursa saham di kawasan Asia Tenggara juga bergerak menguat siang ini, dengan indeks FTSE Malay KLCI naik 0,16%, indeks FTSE Straits Times menguat 0,74%, dan indeks SE Thailand naik 0,55%.

Sementara itu, indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang menguat 1,28% dan 0,99%, indeks Hang Seng menguat 1,98%, sedangkan indeks Shanghai Composite dan CSI 300 masing-masing menguat 1,56% dan 2,04%.

Bursa Asia bergerak menguat hari ini, didorong oleh rekor tertinggi Wall Street pada hari Jumat setelah komentar dari Gubernur Federal Reserve.

Membantu sentimen positif pada pasar saham, para perunding perdagangan AS dan Meksiko diperkirakan mendekati kesepakatan pada Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA), dengan Menteri Ekonomi Meksiko Ildefonso Guajardo mengatakan pembicaraan hari Minggu telah "terus membuat kemajuan".

“Kesepakatan perdagangan yang prospektif dengan Meksiko mengurangi sedikit risiko perang perdagangan global," kata Robert Carnell, kepala ekonom dan kepala penelitian Asia-Pasifik di ING, seperti dikutip Reuters.

"Pidato Powell di Jackson Hole pada dasarnya menegaskan perlunya peningkatan suku bunga secara bertahap dan menekankan bahwa suku bunga yang lebih tinggi telah menopang perekonomian dengan baik. Namun, kenaikan suku bunga tetap bergantung pada data," analis ANZ mengatakan dalam sebuah catatan pada hari Senin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BEI

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top