Saham Otomotif Tertekan Tarif Perdagangan AS-China, Indeks Stoxx Ditutup Melemah

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup turun 0,16% ke level 383,42, dengan sebagian besar bursa di negara-negara eropa lainnya membukukan pelemahan.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 24 Agustus 2018  |  06:50 WIB
Saham Otomotif Tertekan Tarif Perdagangan AS-China, Indeks Stoxx Ditutup Melemah
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Eropa jatuh ke zona merah pada perdagangan Kamis (23/8/2018) setelah putaran terbaru dari tarif AS-China menekan saham otomotif.

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup turun 0,16% ke level 383,42, dengan sebagian besar bursa di negara-negara eropa lainnya membukukan pelemahan.

Amerika Serikat dan China menerapkan tarif 25% pada barang impor satu sama lain senilai US$16 miliar pada hari Kamis, menjadikan nilai impor yang dikenakan tarif di kedua belah pihak mencapai US$50 miliar sejak awal Juli.

Saham otomotif menjadi yang paling tertekan selama perdagangan hari Kamis, dimana ditutup melemah 1,4%.

Pada hari Rabu, penurunan proyeksi laba mendadak dari produsen ban Continental menenggelamkan saham dan memukul sektor ini. Pada Kamis, saham Continental turun 4,3% dan menjadi penekan utama indeks DAX, dan telah melemah lebih dari 15% sejak pembukaan hari Rabu.

Produsen mobil Daimler, BMW dan Volkswagen turun 0,6 hingga 1,6%, sementara Peugeot, Michelin dan Renault menjadi penekan utama indeks CAC 40 setelah turun masing-masing 3,2%, 2,2%, dan 1,8%.

Keseluruhan saham terus bergerak dalam kisaran yang mengganggu beberapa investor yang khawatir terhadap kepuasan di pasar.

"Kami tidak (atau belum) menyaksikan hilangnya risk appetite tiba-tiba, seperti yang terjadi, misalnya, setelah musim panas 2015. Pada saat itu kesehatan ekonomi dunia benar-benar dalam perdebatan," kata ekonom ODDO BHF, seperti dikutip Reuters.

"Koreksi dan turbulensi dalam beberapa bulan dan minggu terakhir telah cukup dilokalisasi di ruang dan waktu,” lanjut mereka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa eropa

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top