Laba Bersih PGAS Melonjak 191,8%

Perusahaan Gas Negara (PGAS) meraup laba bersih mencapai US$145,94 juta sepanjang semester I/2018 melonjak 191,8% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 sebesar US$50 juta.
David Eka Issetiabudi | 21 Agustus 2018 18:42 WIB
Petugas PT Perusahaan Gas Negara Tbk memeriksa Regulator System di Bogor, Jawa Barat, Kamis (28/9). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) meraup laba bersih mencapai US$145,94 juta sepanjang semester I/2018 melonjak 191,8% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 sebesar US$50 juta.

Lompatan laba tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan yang mencapai US$1,62 miliar, naik dari US$1,41 miliar pada periode yang berakhir bulan Juni secara tahunan tersebut.

Kontribusi terbesar bagi pendapatan dan laba bersih PGN selama setengah tahun ini, berasal dari pendapatan distribusi gas bumi sebesar US$1,27 miliar dan penjualan minyak dan gas (migas) US$308 juta.

Pendapatan dari dua motor utama bisnis PGN tersebut meningkat dibandingkan realisasi semester I/2017 senilai US$1,16 miliar dari distribusi gas bumi dan senilai US$212 juta dari penjualan migas.

“Tahun ini penuh tantangan bagi PGN, terutama akibat dampak dari masih melambatnya perekonomian global. Kami juga bekerja keras untuk mensukseskan integrasi PT Pertamina Gas (Pertagas) sebagai anak usaha PGN,” kata Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama, dalam keterangan resmi, Selasa (21/8/2018).

Hingga akhir Juni 2018, volume gas bumi yang didistribusikan PGN termasuk di dalamnya anak usaha PT Gagas Energi Indonesia ke pelanggan mencapai sebanyak 835,56 BBTUD atau naik 11,55% dibandingkan dengan realisasi semester I tahun lalu sebanyak 749,02 BBTUD.

Sementara itu, volume gas yang ditransportasikan melalui jaringan pipa PGN dan anak usahanya PT Kalimantan Jawa Gas total sebanyak 727,4 BBTUD, naik sedikit dibandingkan volume penyaluran gas semester I/2017 sebesar 723,9 BBTUD.

Seluruh energi tersebut disalurkan oleh PGN dan anak-anak usaha yaitu PT Kalimantan Jawa Gas, PT Transportasi Gas Indonesia, dan PT Gagas Energi Indonesia ke berbagai segmen pelanggan. Mulai dari industri besar dan pembangkit listrik, pelanggan komersial (hotel, restoran, rumah sakit), Usaha Kecil Menengah (UKM), dan pelanggan rumah tangga. 

"Jumlah pelanggan PGN bertambah signifikan. Sampai akhir semester I/2018, total pengguna gas bumi kami sebanyak 203.151 pelanggan. Naik 16,96 % dibandingkan total pelanggan di semester I/2017 sebanyak 173.681 pelanggan," kata Rachmat.

Pelanggan PGN tersebar di berbagai wilayah mulai dari Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara dan Sorong Papua. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pgn

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top