Instrumen Pendanaan Korporasi: Bank of China Promosikan Panda Bond

Bank of China menawarkan alternatif pembiayaan melalui instrumen RMB Denominated Bond atau Panda Bond kepada korporasi swasta dan pelat merah Indonesia.
M. Nurhadi Pratomo | 08 Agustus 2018 10:39 WIB
Country Manager Bank of China Zhang Chao Yang di Jakarta, Rabu (8/8/2018). - Bisnis/M. Nurhadi Pratomo
Bisnis.com, JAKARTA — Bank of China menawarkan alternatif pembiayaan melalui instrumen RMB Denominated Bond atau Panda Bond kepada korporasi swasta dan pelat merah Indonesia.
 
Country Manager Bank of China Zhang Chao mengklaim Panda Bond dapat membantu perseroan di Indonesia dalam memilih obligasi yang terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Investor dan peminjam dapat memasuki pasar baru untuk melakukan diversifikasi 
 
"Selain penerbitan Panda Bond dengan kemampuan hedging, kami juga bekerja sama dengan rekan-rekan di Jakarta untuk mengusulkan produk dan layanan treasury lainnya kepada klien kami," ujarnya di Jakarta, Rabu (8/8/2018).
 
Dia mengatakan pihaknya mengeluarkan Panda Bond sebagai sumber pendanaan pertama yang menggunakan mata uang yuan. Menurutnya, volatilitas dan fluktuasi dari mata uang RMB lebih baik dibandingkan dengan dolar.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Adisatrya Sulisto menilai Panda Bond sebagai salah satu produk pendanaan alternatif business to business (B2B) tanpa memerlukan fasilitas dari pemerintah. Pasalnya, korporasi swasta dan pelat merah memerlukan alternatif pembiayaan sebagai upaya pengembangan usaha.
 
“Kami dari dunia usaha menyambut baik adanya alternatif pembiayaan yang kita harapkan memudahkan pengusaha dan korporasi lebih berdaya saing,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Obligasi

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top