Prediksi IHSG Rabu (8/8/2018): Tekanan Indeks Berlanjut, Simak Rekomendasi Sahamnya

Pada Rabu (8/8/2018), indeks harga saham gabungan diproyeksikan melanjutkan pelemahan yang terjadi pada sesi penutupan perdagangan hari ini.
M. Nurhadi Pratomo | 07 Agustus 2018 20:06 WIB
Pengunjung mengabadikan papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham, di Jakarta, Senin (19/2/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA--Pada Rabu (8/8/2018), indeks harga saham gabungan diproyeksikan melanjutkan pelemahan yang terjadi pada sesi penutupan perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 9,88 poin atau 0,16% ke level 6.0921,25 pada penutupan perdagangan, Selasa (7/8). Sektor saham pertambangan memimpin penguatan dengan 1,37%.

Sebaliknya, mayoritas indeks di Asia tercatat menguat pada akhir sesi perdagangan kemarin. Tercatat, Indeks Nikkei 0,69%, Indeks TOPIX 0,76%, Indeks HangSeng 1,54%, Indeks CSI 2,92%, dan KOSPI 0,60%.

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama menjelaskan bahwa berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada di rentang level 6.075,823 hingga 6.060.396. Sementara, resistan pertama dan kedua memiliki kisaran 6.110,334 hingga 6.129,418.

Nafan menyebut stokastik dan RSI sudah menunjukkan overbought meskipun MACD sudah berada di area positif. Di sisi lain, terlihat pola bearish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan pergerakan indeks saham.

“Indeks berpeluang menuju ke area support,” jelasnya dalam riset harian yang dikutip Bisnis.com, Selasa (7/8/2018).

Binaartha Sekuritas memberikan rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor yakni DOID, KLBF, ISAT, TPIA, TOTL, dan UNVR.

Sementara itu, equity technical analyst Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menjelaskan bahwa secara teknikal IHSG bergerak terkonsolidasi negatif dengan pola bearish harami di dekat level resistan MA200. Indikasi terkoreksi cukup kuat dengan indikator stokastik yang terkonsolidasi di area jenuh beli dan indikator RSI yang mulai tertekan.

Lanjar memproyeksikan IHSG akan bergerak dengan rentang support 6.000 dan resistance 6.100 pada perdagangan esok. Dengan demikian, diprediksi indeks akan melanjutkan pelemahan yang terjadi pada sesi perdagangan sebelumnya.

Adapun, saham-saham yang masih dapat dicermati yakni ADHI, AKRA, CTRA, EXCL, INCO, LTLS, TLKM, dan TRAM.

Di sisi lain, analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan memprediksi IHSG akan melemah terbatas setelah gagal bertahan di atas resistan level psikologis 6.100. Pergerakan diprediksi berada di level support pertama 6.075 dan support kedua 6.060.

Selanjutnya, resistance pertama 6.109 dan resistance kedua 6.128. Dengan demikian, IHSG diprediksi akan melemah.

Artha Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati yakni BRPT, BBNI, SCMA, INDF, BKSL, SSMS, MNCN, dan ADHI.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top