Laba Victoria Investama (VICO) Melorot 57%

Laba Victoria Investama (VICO) pada paruh pertama tahun ini turun signifikan mencapai 57% menjadi hanya Rp74,23 miliar.
Tegar Arief | 03 Agustus 2018 20:29 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Laba PT Victoria Investama Tbk. pada paruh pertama tahun ini turun signifikan. Mengutip laporan keuangan yang dirilis perseroan, Jumat (3/8/2018), laba bersih tahun berjalan hanya senilai Rp74,23 miliar.

Jumlah tersebut anjlok hingga 57,2%, mengingat pada enam bulan pertama tahun lalu emiten bersandi saham VICO tersebut mencatatkan laba tahun berjalan hingga Rp173,44 miliar.

Pendapatan usaha perseroan sebenarnya mencatatkan pertumbuhan 31,4%, yakni dari Rp374,2 miliar pada semester pertama tahun lalu menjadi Rp491,73 miliar pada semester pertama tahun ini.

Namun jumlah beban usaha perseroan meningkat. Pada semester I/2018 total beban usaha VICO mencapai Rp265,27 miliar, naik sebesar 25,73% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni senilai Rp210,98 miliar.

Peningkatan terbesar berasal dari beban tenaga kerja dan beban klaim. Tahun ini, beban tenaga kerja perseroan naik 6,13% dari Rp104,41 miliar menjadi Rp110,83 milia4, dan beban klaim yang naik 274% dari Rp11,79 miliar menjadi Rp44,22 miliar.

Jumlah aset perseroan per akhir Juni tahun ini tercatat mencapai Rp30,28 triliun, naik sebesar 2,83% dibandingkan jumlah aset per akhir tahun lalu yang senilai Rp29.44 triliun.

PT Victoria Investama Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang Investasi, yang memiliki entitas anak yaitu PT Victoria Securities Indonesia, PT Victoria Insurance, dan PT Victoria Manajemen Investasi, yang seluruhnya telah menjalankan kegiatan usaha masing-masing per akhir 2014.

Perseroan memiliki Entitas Asosiasi yaitu PT Bank Victoria International Tbk (BVIC), serta penyertaan tidak langsung melalui BVIC yaitu PT Bank Victoria Syariah.

Perseroan didirikan pada 26 Oktober 1989. Kegiatan bisnis yang dijalankan VICO didasarkan pada konsep one-stop financial solution, dengan layanan yang dijalankan oleh entitas anak, Victoria Securities Indonesia yang bergerak di bidang perdagangan efek dan penjaminan emisi efek,  Victoria Insurance yang bergerak di bidang jasa asuransi umum, dan Victoria Manajemen Investasi dalam bidang manajer investasi.

Tag : kinerja emiten
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top