MNC SEKURITAS: Arah Imbal Hasil Obligasi Ditentukan Hasil Lelang

MNC Sekuritas memperkirakan bahwa pada perdagangan hari ini, Selasa (31/7/2018) harga surat utang negara atau SUN masih akan bergerak terbatas pada awal perdagangan jelang dimulainya lelang SUN pada hari ini.
Emanuel B. Caesario | 31 Juli 2018 09:49 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--MNC Sekuritas memperkirakan bahwa pada perdagangan hari ini, Selasa (31/7/2018) harga surat utang negara atau SUN masih akan bergerak terbatas pada awal perdagangan jelang dimulainya lelang SUN pada hari ini.

"Adapun arah pergerakan imbal hasil SUN di pasar sekunder akan ditentukan oleh hasil dari lelang SUN pada hari ini yang kami perkirakan jumlah penawaran yang akan masuk berkisar antara Rp25-35 triliun," kata I Made Adi Saputra, fixed income analyst MNC Sekuritas, dalam riset harian, Selasa (31/7/2018).

Made mengatakan, secara teknikal, harga SUN pada keseluruhan tenor masih terlihat mengalami tren kenaikan di tengah harga yang masih berada pada area jenuh jual.

Sejumlah seri yang direkomendasikan Made untuk ditransaksikan hari ini yakni seri : FR0071, FR0073, FR0058, FR0074, FR0065, FR0068, dan FR0075.

Pada perdagangan kemarin, Senin (30/7/2018) imbal hasil SUN kembali bergerak terbatas dengan arah perubahan yang bevariasi di tengah pelaku pasar yang menahan diri untuk melakukan transaksi jelang pelaksanaan lelang penjualan SUN.

Kenaikan imbal hasil surat utang global pada perdagangan kemarin terjadi di tengah pelaku pasar yang menantikan kebijakan yang akan dilakukan oleh The Fed dan Bank of Japan.

Adapun keputusan bank sentral akan menjadi fokus utama minggu ini, setelah laporan muncul awal bulan ini bahwa BOJ dapat memodifikasi kebijakan moneternya untuk membuat program yang lebih berkelanjutan.

Perubahan tingkat imbal hasil berkisar antara 1 - 8 bps. Imbal hasil SUN tenor pendek (1-4 tahun) turun berkisar antara 2 - 8 bps dengan harga naik hingga sebesar 10 bps.

Tag : surat utang negara
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top