PPRO Raup Pendapatan Rp1,18 Triliun

Emiten properti, PT PP Properti Tbk. membukukan pendapatan senilai Rp1,18 triliun sepanjang semester pertama tahun ini, meningkat 12,7% dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama tahun lalu Rp1,05 triliun.
Emanuel B. Caesario | 30 Juli 2018 10:59 WIB
Direktur Operasi PT PP Properti Jababeka Residence Awanu Alfan (dari kiri) bersama Dirut PT Grahabuana Cikarang Sutedja Sidarta Darmono, Dirut PT PP Properti Jababeka Residence Harris Amin Singgih, dan Direktur Realti PT PP Properti Tbk Galih Saksono, mengamati maket pengembangan Little Tokyo, di Jakarta, Kamis (19/4/2018). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten properti, PT PP Properti Tbk. membukukan pendapatan senilai Rp1,18 triliun sepanjang semester pertama tahun ini, meningkat 12,7% dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama tahun lalu Rp1,05 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang terbit Senin (30/7/2018), pendapatan tersebut terdiri atas pendapatan penjualan realti (pendapatan berulang/ recurring income) senilai Rp1,11 triliun dan pendapatan properti senilai Rp72,4 miliar.

Nilai tersebut meningkat 11,6% pada penjualan realti dan 34,5% recurring income dibandingkan semester pertama tahun lalu, masing-masing Rp995 miliar dan Rp53,8 miliar.

Total beban pokok kedua segmen tersebut juga meningkat secara proporsional, total senilai Rp879 miliar. Dengan demikian, laba kotor perseroan pada semester pertama tahun ini mencapai Rp303 miliar, meningkat 19% dibandingkan semester pertama 2017 Rp255 miliar.

Setelah dikurangi sejumlah beban usaha, laba usaha perseroan tercatat senilai Rp236 miliar, meningkat 11% dibandingkan semester pertama 2017 Rp213 miliar.

Emiten dengan kode saham PPRO ini berhasil membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk senilai Rp180 miliar, meningkat 12% dibandingkan semester pertama 2017 yang senilai Rp160,5 miliar.

Laba per saham dasar adalah senilai Rp3,06, meningkat dibandingkan Rp2,72 pada semester pertama 2017.

Indaryanto, Direktur Keuangan PPRO, mengatakan bahwa capaian pendapatan hingga semester pertama tahun ini cukup memuaskan, meskipun masih relatif terbatas dibandingkan target perseroan setahun ini Rp3,2 triliun.

“Penjualan kita sampai dengan semester I/2018 sebesar RP1,18 triliun dan target penjualan Rp3,2 triliun. Ini baru sekitar 37% dari target, tetapi diharapkan dengan peningkatan pemasaran akan mendongkrak penjualan di semester kedua,” katanya melalui pesan WhatsApp, Minggu (29/7/2018).

Pada semester kedua, perseroan berharap dapat menerima pembayaran atas transaksi bulk sell pada semester pertama lalu yang nilainya sekitar Rp756 miliar.

Perseroan menargetkan laba bersih tahun ini dapat mencapai antara Rp510 miliar hingga Rp530 miliar. Capaian semester I/2018 ini setara 34% - 35% dari target tersebut.

Total aset PPRO hingga semester pertama 2018 mencapai Rp14,2 triliun, meningkat Rp1,6 triliun dibandingkan posisi akhir 2017 lalu yang sebesar Rp12,56 triliun. Kas dan setara kas turun dari Rp996 miliar menjadi Rp482 miliar.

Ekuitas perseroan mencapai Rp5,3 triliun, naik Rp300 miliar dibandingkan akhir 2017 Rp5 triliun, sedangkan liabilitas naik dari 7,56 triliun menjadi Rp8,89 triliun.

Tag : kinerja emiten, pt pp properti
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top