PPRO Revisi Pencapaian Marketing Sales Jadi Rp2,7 Triliun

Emiten properti PT PP Properti Tbk. mengumumkan revisi pencapaian marketing sales perseroan pada periode semester pertama 2018, dari semula Rp2,1 triliun menjadi Rp2,7 triliun.
Emanuel B. Caesario | 29 Juli 2018 14:40 WIB
Direktur Operasi PT PP Properti Jababeka Residence Awanu Alfan (dari kiri) bersama Dirut PT Grahabuana Cikarang Sutedja Sidarta Darmono, Dirut PT PP Properti Jababeka Residence Harris Amin Singgih, dan Direktur Realti PT PP Properti Tbk Galih Saksono, mengamati maket pengembangan Little Tokyo, di Jakarta, Kamis (19/4/2018). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA—Emiten properti PT PP Properti Tbk. mengumumkan revisi pencapaian marketing sales perseroan pada periode semester pertama 2018, dari semula Rp2,1 triliun menjadi Rp2,7 triliun.

Dalam pemberitaan Bisnis sebelumnya pada awal Juli 2018, Direktur Keuangan PP Properti, Indaryanto, mengatakan bahwa capaian nilai pemasaran atau marketing sales perseroan pada semester pertama tahun ini adalah Rp2,1 triliun.

Saat itu, Indaryanto mengatakan masih ada beberapa bagian pemasaran yang sudah komitmen, tetapi masih dalam proses penyelesaian kelengkapan lainnya, sehingga capaian yang sudah pasti adalah senilai Rp2,1 triliun.

Pencapaian tersebut setara dengan 55% dari target marketing sales tahun ini Rp3,8 triliun, dan tumbuh 40% terhadap capaian semester I/2017 Rp1,5 triliun.

Namun, dalam rilis terbaru pada Minggu (29/7/2018), emiten properti dengan kode saham PPRO ini mengumumkan dengan pasti bahwa capaian marketing sales perseroan untuk periode semester pertama 2018 adalah Rp2,7 triliun, yakni 71% dari target tahun ini dan tumbuh 80% yoy terhadap realisasi semester I/2017.

Dalam rilis tersebut, Direktur Utama PPRO, Taufik Hidayat, mengatakan bahwa peningkatan kinerja terjadi seiring dengan datangnya kepercayaan investor asing asal Dubai ke Surabaya beberapa pekan lalu, sehingga marketing sales perseroan terangkat.

Marketing sales disokong dari residential sekitar 90% dan commercial (hospitality dan shopping mall) sekitar 10%.

Proyek-proyek residential diantaranya Grand Kamala Lagoon, Grand Sungkono Lagoon, Grand Shamaya, Grand Dharmahusada Lagoon, Ayoma, Amarta View, Begawan, dll.

Sedangkan commercial diantaranya Park Hotel Jakarta, Park Hotel Bandung, Swissbel Hotel Balikpapan, Kaza City dan Mall Lave GKL.

Taufik optimistis dapat mencapai target yang ditetapkan perseroan hingga akhir tahun ini, sebab perseroan masih akan meluncurkan sejumlah proyek baru.

“Rencana di semester II-2018 kami akan melaunching beberapa produk baru, di antaranya apartemen di kawasan Kertajati, Entrance Suramadu, launching tower baru Grand Kamala Lagoon dan Grand Sungkono Lagoon,” katanya dalam keterangan resmi, Minggu (29/7/2018).

Tag : pt pp properti
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top