APLN Bukukan Marketing Sales Rp1,42 Triliun

Pencapaian pemasaran atau marketing sales PT Agung Podomoro Land Tbk. sepanjang semester pertama 2018 masih relatif terbatas, sehingga mengharuskan perseroan mengejar targetnya dengan lebih agresif pada semester kedua.
Emanuel B. Caesario | 29 Juli 2018 14:19 WIB
Maket proyek APLN.

Bisnis.com, JAKARTA—Pencapaian pemasaran atau marketing sales PT Agung Podomoro Land Tbk. sepanjang semester pertama 2018 masih relatif terbatas, sehingga mengharuskan perseroan mengejar targetnya dengan lebih agresif pada semester kedua.

“APL [Agung Podoro Land] marketing sales semester satu 2018 mencapai Rp1,42 triliun,” katanya Cesar Dela Cruz, Direktur Independen Agung Podomoro Land kepada Bisnis pekan lalu.

Tahun ini, emiten dengan kode saham APLN ini menargetkan marketing sales Rp4,9 triliun, relatif tidak jauh berbeda dibandingkan capaian tahun lalu Rp5,07 triliun. Dengan demikian, capaian pada semester pertama tahun ini baru 29% dari target tersebut.

Pada kuartal pertama tahun ini, APLN sudah membukukan marketing sales Rp600 miliar. Artinya, pada kuartal kedua saja, capaian marketing sales perseroan adalah senilai Rp820 miliar.

Wibisono, Head of Investor Relation APLN, mengatakan bahwa capaian marketing sales perseroan pada semester pertama tahun ini jauh lebih rendah dibandingkan semester pertama 2017 lalu.

Pasalnya, pada semester pertama 2017 perseroan membukukan penjualan besar lahan industri seluas 216 hektare di Karawang, Jawa Barat, kepada China Fortune Land Development (CFLD). Nilanya mencapai Rp1,4 triliun.

Secara total, capaian marketing sales APLN pada semester pertama 2017 mencapai Rp2,37 triliun. Dengan demikian, capaian marketing sales pada semester pertama 2018 turun 40% yoy dibandingkan semester pertama 2017.

“[Kontribusi penjualan] paling besar dari Podomoro Park Bandung, diikuti PGV [Podomoro golf View] Cimanggis, dan Pocy [Podomoro City Deli] Medan,” katanya.

Tag : agung podomoro
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top