Ditutup Terapresiasi 0,32%, Rupiah Paling Kuat di Asia

Pergerakan rupiah berakhir menguat 47 poin atau 0,32% di level Rp14.417 per dolar AS, setelah dibuka melemah 22 poin atau 0,15% di level Rp14.485 per dolar AS.
Aprianto Cahyo Nugroho | 27 Juli 2018 17:17 WIB
Petugas menata tumpukan uang rupiah. - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA —Rupiah mencatat kinerja terbaik di antara mata uang lain di Asia setelah ditutup menguat pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (27/7/2018).

Pergerakan rupiah berakhir menguat 47 poin atau 0,32% di level Rp14.417 per dolar AS, setelah dibuka melemah 22 poin atau 0,15% di level Rp14.485 per dolar AS.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak pada level Rp14.380 – Rp14.493 per dolar AS. Adapun pada perdagangan Kamis (26/7), mata uang Garuda berakhir dengan penguatan 12 poin atau 0,08% ke level Rp14.463 per dolar AS.

Dilansir Bloomberg, rupiah menguat di saat mata uang lain di Asia cenderung bergerak variatif karena investor menanikan data ekonomi Amerika Serikat yang dapat memberikan gambaran pertumbuhan ekonomi Negeri Paman Sam tersebut.

AS akan merilis data PDB kuartal kedua pada hari Jumat waktu setempat, dengan perkiraan adanya peningkatan pertumbuhan, dengan dolar AS menguat dan euro jatuh setelah Presiden ECB Draghi mengulangi janji untuk menahan suku buka setidaknya hingga akhir musim panas 2019.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank Indonesia Nanang Hendarsah mengatakan kepada Bloomberg bahwa bank sentral telah melakukan intervensi di pasar valas.

Selain itu, tim riset Morgan Stanley mengatakan kenaikan suku bunga acuan sebesar 100 basis poin sejak April telah membangun selisih suku bunga yang cukup untuk melindungi dari ketidakpastian terkait dengan ketegangan perdagangan, meningkatnya dolar, dan volatilitas keuangan yang berasal dari China.

Sementara itu, indeks dolar AS, yang melacak pergerakan greenback terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau menguat 0,12% atau 0,113 poin ke level 94,898 pada pukul 16.43 WIB.

Sebelumnya indeks dolar dibuka di zona merah dengan turun 0,024 poin atau 0,03% di level 94,761, setelah pada perdagangan Kamis (26/7) berakhir rebound 0,59% atau 0,552 poin di posisi 94,785.

Tag : nilai tukar rupiah
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top