Saham Facebook Tekan Indeks S&P dan Nasdaq

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 112,97 poin atau 0,44%ke level 25.527,07, sedangkan indeks Standard & Poors 500 melemah 8,63 poin atau 0,30% ke posisi 2.837,44 dan Nasdaq Composite turun 80,05 poin atau 1,01% ke 7.852,19.
Aprianto Cahyo Nugroho | 27 Juli 2018 06:24 WIB
Logo Facebook dalam 3 dimensi - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Mayoritas bursa saham Wall Street ditutup melemah, dengan penurunan saham Facebook Inc mendorong indeks Nasdaq turun lebih dari 1% pada perdagangan Kamis (26/7/2018).

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 112,97 poin atau 0,44%ke level 25.527,07, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 melemah 8,63 poin atau 0,30% ke posisi 2.837,44 dan Nasdaq Composite turun 80,05 poin atau 1,01% ke 7.852,19.

Saham Facebook menukik 19,0%, persentase penurunan satu hari terbesar, setelah raksasa media sosial ini memperkirakan margin laba yang lebih rendah. Penurunan saham Facebook membebani indeks teknologi S&P 500 yang ditutup melemah 1,6%.

Sementara itu, saham Amazon.com Inc. turun 3,0% dan menjadi hambatan terbesar kedua di Nasdaq dan S&P setelah Facebook. Dalam perdagangan after-hours, mereka secara moderat positif dalam perdagangan yang fluktuatif mengikuti hasil kuartalan perusahaan.

Meskipun Nasdaq dan S&P merosot, indeks Dow Jones didorong oleh penguatan sektor industri. Sektor ini menguat setelah setelah Presiden AS Donald Trump dan Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker setuju untuk mencari jalan keluar atas perang tarif yang dipicu oleh tarif impor baja dan aluminium serta retaliasi Eropa.

Sektor energi indeks S&P 500 ditutup di zona hijau dengan penguatan 1% karena harga minyak naik menyusul gangguan beberapa pengiriman minyak di Arab Saudi.

"Apa yang kami lihat adalah pasar yang meluas, yang sehat. Saham teknologi kelas atas memimpin,” kata Quincy Krosby, kepala strategi pasar di Prudential Financial di Newark, seperti dikutip Reuters.

Hambatan lain pada S&P dan Nasdaq adalah saham Biogen Inc yang anjlok 10,2% karena data percobaan dari obat Alzheimer gagal mengesankan investor.

Di sisi lain, produsen chip menjadi titik terang di tengah penurunan pada perdagangan Kamis. Indeks SE Semiconductor di Philadelphia naik 1,9%.

Saham Advanced Micro Devices Inc melonjak 14,3% dan saham Xilinx Inc naik 9,6% setelah kedua perusahaan merilis laporan keuangan kuartal II/2018 yang positif.

Saham Qualcomm Inc naik 7,0% setelah produsen chip itu menarik penawaran senilai US$44 miliar untuk mengakuisisi NXP Semiconductors NV setelah gagal memenangkan persetujuan peraturan China. Saham NXP turun 5,7%.

Tag : bursa as
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top