Profindo Sekuritas Indonesia: IHSG Melemah Terbatas di Level 5.879-5.971

Profindo Sekuritas Indonesia memproyeksikan indeks pada hari ini melemah terbatas dengan range pergerakan 5.879-5.971.
Mia Chitra Dinisari | 27 Juli 2018 09:44 WIB
Pengunjung beraktivitas di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (20/10). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Profindo Sekuritas Indonesia memproyeksikan indeks pada hari ini melemah terbatas dengan range pergerakan 5.879-5.971.

Tim analis Yuliana mengatakan secara teknikal, indeks masih tertahan dan cenderung masih terkonsolidasi.

Sehingga diperkirakanSaham yang diperhatikan adalah HOKI (buy), AGRO (buy), LPCK (buy), INKP (SoS), BIPI (SoS), dan TRAM

Sementara itu, dalam perdagangan kemarin, IHSG di perdagangan kemarin berakhir menguat didorong menguatnya terutama sektor pertambangan, agri, dan konsumer. Asing mencatatkan net buy sebesar Rp 150 miliar dengan saham BBRI dan PTBA menjadi net top buyer sedangkan saham CSAP dan TKIM menjadi net top seller.

Dia menjelaskan hari ini penggerak sentimen IHSG yakni:

Wall Street pada perdagangan Kamis waktu setempat ditutup variatif ditekan oleh rilis laporan keuangan kuartal kedua perusahaan facebook yang mengecewakan sehingga membuat saham facebook turun tajam mencapai 24%. Sementara itu, sektor industri menguat di tengah kabar positif mengenai meredanya ketegangan perang dagang. Dow Jones +0.44%, Nasdaq -1.01%, dan S&P 500 -0.30%

Bursa Eropa kompak berakhir menguat dipengaruhi meredanya sentiment perang dagang setelah Presiden Donald Trump menuturkan, AS dan Uni Eropa (UE) setuju untuk hapus tarif atas barang industri dan peningkatan ekspor gas alam cair dan kedelai AS ke Eropa. Disamping itu, kenaikan Indeks juga didorong laporan bahwa Bank Sentral Eropa menegaskan berkomitmen untuk mempertahankan suku bunga rendah hingga musim panas mendatang. FTSE 100 +0.06%, Stoxx600 +0.87%, CAC 40 +1.00% dan Dax +1.83%.

Harga minyak mentah dunia ditutup menguat masih dipengaruhi laporan dari Arab Saudi dimana mereka menghentikan sementara semua pengiriman minyak melalui Selat Bab El-Mandeb segera, akibat serangan terhadap dua kapal minyak mentah oleh gerakan Houthi. Sementara itu, persediaan minyak mentah AS yang mencatat level terendah sejak 2015 dan melunaknya ketegangan perdagangan antara AS dan Uni Eropa juga turut menjadi sentimen pendorong harga minyak.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top