Kurs Jisdor Menguat ke 14.443, Pelemahan Dolar AS Kian Angkat Rupiah

Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.443 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Kamis (26/7/2018).
Renat Sofie Andriani | 26 Juli 2018 10:50 WIB
Petugas jasa penukaran valuta asing memeriksa lembaran mata uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Senin (2/7/2018). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.443 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Kamis (26/7/2018).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini terpantau menempatkan kurs referensi Jisdor di Rp14.443 per dolar AS, menguat 72 poin atau 0,49% dari posisi Rp14.515 pada Rabu (25/7/2018).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah terpantau menguat 24 poin atau 0,17% ke level Rp14.451 per dolar AS pada pukul 09.49 WIB, setelah dibuka terapresiasi 38 poin atau 0,26% di level Rp14.437 per dolar AS.

Pada perdagangan Rabu (25/7), mata uang Garuda sukses rebound dan berakhir menguat 70 poin atau 0,48% di level 14.475.

Sepanjang perdagangan pagi ini, nilai tukar rupiah bergerak pada kisaran Rp14.431-Rp14.452.

Sementara itu, indeks dolar AS, yang melacak pergerakan greenback terhadap sejumlah mata uang utama dunia, melanjutkan pelemahannya sebesar 0,10% atau 0,096 poin ke level 94,137 pada pukul 09.59 WIB.

Sebelumnya indeks dolar dibuka tutun 0,076 poin atau 0,08% di level 94,157, setelah pada perdagangan Rabu (25/7) berakhir melemah 0,40% atau 0,280 poin di posisi 94,233.

Dikutip dari risetnya hari ini, Analis Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail memperkirakan indeks dolar AS akan bergerak melemah di level 93,5-94,0 terhadap hampir seluruh mata uang utama dunia.

Dikemukakan olehnya, pelemahan dolar AS didorong sentimen positif hasil pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Komisi Uni Eropa Jean-Claude Juncker untuk menahan tarif baru yang akan dikenakan masing-masing pihak.

Kedua belah pihak dikabarkan akan bernegosiasi kembali untuk menyelesaikan sengketa perdagangan antara AS dan Uni Eropa. Hal tersebut meredakan kekhawatiran investor terhadap kemungkinan perang dagang tahap kedua antara AS dan Uni Eropa.

Di sisi lain, penguatan yuan sebesar 0,34% ke level 6,76 per dolar AS pada perdagangan semalam kemungkinan akan mendorong penguatan rupiah hari ini.

“Rupiah kemungkinan menguat ke level Rp14.430-Rp 14.480 per dolar AS,” tulis Ahmad.

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)

26 Juli

14.443

25 Juli

14.515

24 Juli

14.541

23 Juli

14.454

20 Juli

14.520

               

  

 

 

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jisdor

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top