Semester I/2018, Penjualan CLEO Tumbuh 27%

Emiten consumer goods, PT Sariguna Primatirta Tbk. (CLEO) membukukan penjualan semester I/2018 senilai Rp362,21 miliar atau naik 27% year on year.
Novita Sari Simamora | 26 Juli 2018 14:20 WIB
PT Sariguna Primatirta - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA--Emiten consumer goods, PT Sariguna Primatirta Tbk. (CLEO) membukukan penjualan semester I/2018 senilai Rp362,21 miliar atau naik 27% year on year.

Dalam laporan keuangan yang dirilis pada Kamis (26/7/2018), emiten bersandi saham CLEO memiliki empat segmen usaha. Segmen penjualan perseroan paling adalah galon, botol, gelas dan lainnya.

Pada paruh pertama tahun ini, penjualan air minum dalam kemasan (AMDK) galon mencapai Rp131,04 miliar, tumbuh 22,33% dari posisi Rp107,12 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Penjualan AMDK botol dan gelas per Juni 2018 masing-masing senilai Rp122,14 miliar dan Rp106,88 miliar, dengan pertumbuhan masing-masing 29,63% dan 60,19% year on year. Sementara itu, segmen lainnya mengalami penurunan hingga 80% year on year menjadi Rp2,14 miliar.

Bila diurutkan dari sisi beban pokok penjualan paling tinggi hingga terendah CLEO adalah segmen gelas memiliki beban paling tinggi, disusul segmen gelas dan galon, masing-masing Rp95,6 miliar, Rp90,19 miliar dan Rp50,50,49 miliar.

Maka segmen yang menghasilkan laba kotor paling tinggi adalah Rp80,55 miliar, disusul segmen botol dan gelas masing-masing Rp31,94 miliar dan Rp11,27 miliar.

Dengan demikian, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk per semester I/2018 senilai Rp27,73 miliar, tumbuh 60,5%, dari posisi Rp17,27 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Per Juni 2018, anggota Grup Tanobel Food ini memiliki total aset senilai Rp730,41 miliar. Komposisi aset itu terdiri dari liabilitas senilai Rp404,7 miliar dan ekuitas Rp325,7 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top