Rekomendasi Obligasi: Kenaikan Yield Obligasi Global Jadi Katalis Negatif

MNC Sekuritas memperkirakan bahwa pada perdagangan hari ini, Selasa (24/7/2018) harga surat utang negara atau SUN akan bergerak bervariasi di tengah nilai tukar rupiah yang masih akan menguat seiring dengan kecenderungan mata uang regional yang cenderung menguat.
Emanuel B. Caesario | 24 Juli 2018 09:00 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--MNC Sekuritas memperkirakan bahwa pada perdagangan hari ini, Selasa (24/7/2018) harga surat utang negara atau SUN akan bergerak bervariasi di tengah nilai tukar rupiah yang masih akan menguat seiring dengan kecenderungan mata uang regional yang cenderung menguat.

I Made Adi Saputra, fixed income analyst MNC Sekuritas, mengatakan bahwa meski begitu, kenaikan imbal hasil surat utang global masih akan menjadi katalis negatif yang akan membatasi kenaikan harga SUN.

"Secara teknikal, harga SUN pada keseluruhan tenor masih terlihat mengalami tren penurunan di tengah harga SUN mendekati area jenuh jual," kata Made dalam riset harian, Selasa (24/7/2018).

Sejumlah seri yang direkomendasikan Made untuk ditransaksikan hari ini yakni seri FR0071, FR0052, FR0058, FR0074, FR0065, FR0068, FR0072, FR0075, dan FR0067.

Sementara itu, pada perdagangan kemarin, meredanya tekanan terhadap nilai tukar rupiah dukung penurunan imbal hasil SUN di tengah tren kenaikan imbal hasil surat utang global.

Kenaikan imbal hasil US Treasury pada perdagangan kemarin mengikuti pergerakan besar-besaran dalam suku bunga Jepang jelang laporan bahwa BOJ dapat menyesuaikan kebijakan moneternya.

Perubahan tingkat imbal hasil berkisar antara 1 - 9 bps. Imbal hasil SUN tenor pendek (1-4 tahun) naik berkisar antara 1 - 4 bps dengan harga turun hingga sebesar 10 bps.

Tag : Obligasi
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top