KIWOOM SEKURITAS: IHSG Dipengaruhi Ketegangan Trump dan Powell

Kiwoom Sekuritas Indonesia memperkirakan pergerakan IHSG hari ini, Senin (23/7/2018) cenderung dipengaruhi memburuknya hubungan Presiden AS dengan Petinggi The Fed.
Emanuel B. Caesario | 23 Juli 2018 09:03 WIB
Pengguna jalan melintas di depan monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Jakarta, Jumat (20/7/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA -- Kiwoom Sekuritas Indonesia memperkirakan pergerakan IHSG hari ini, Senin (23/7/2018) cenderung dipengaruhi memburuknya hubungan Presiden AS dengan Petinggi The Fed.

Maximilianus Nico Demus Direktur Riset dan Investasi Kiwoom Sekuritas Indonesia mengatakan bahwa terlihat dari aksi Presiden AS Donald Trump yang mengkritik kebijakan The Fed yang rencananya akan menaikan suku bunganya pada tahun ini.

Selanjutnya, presiden AS dalam pernyataan akan mengenakan tarif sebesar US$500 miliar pada semua barang impor dari Tiongkok.

Dari dalam negeri, digantikannya Jibor oleh Indonesia akan mencerminkan transaksi tingkat bunga pasar uang antar bank yang akan lebih kredibel.

Hal ini juga kemungkinan akan mendorong peningkatan lindung nilai dengan premi yang lebih baik.

"IHSG hari ini diprediksi tertekan. Secara teknikal melemah dengan support dan resistance di level 5,849-5,891," katanya dalam riset, Senin (23/7/2018)

Pada akhir pekan lalu (20/7/2018) indeks IHSG di tutup naik 0,03% menjadi 5,872. Sektor infrastruktur naik 1.26% dan consumer goods naik 0,75%. Sementara itu, investor asing melakukan net buy (all market) sebesar Rp55,38 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top