IHSG Pekan Depan Terancam Tertekan

IHSG pekan depan terancam tertekan meskipun sukses menguat dalam perdagangan kemarin, Jum'at (20/07).
Mia Chitra Dinisari | 21 Juli 2018 09:16 WIB
Pengguna jalan melintas di depan monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Jakarta, Jumat (20/7/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA -  IHSG pekan depan diprediksi  terancam tertekan meskipun sukses menguat dalam perdagangan kemarin, Jum'at (20/07).

Analis Lanjar Nafi mengatakan hal tersebut terlihat dari indikator Stochastic bergerak bearish dengan momentum flat yang terlihat pada middle area. 

Menurutnya, secara teknikal IHSG masih rawan dengan pergerakan pulled back bearish trend line sebagai resistance terdekat.

"Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak kembali terkonsolidasi cenderung tertekan diawal pekan dengan rentang pergerakan 5.817-5.900," demikian menurut risetnya.

Saham-saham yang masih menjadi perhatian diantaranya LSIP, ROTI, INAF, LPPF, TKIM, INDY.

Dalam perdagangan kemarin, IHSG naik tipis 0, 03% atau 1.70 poin kelevel 5.872,78 dengan sektor infrastruktur (+1.26%) dan sektor konsumer (+0.75%) menguat diakhir sesi perdagangan.

Kondusifitas pasar kembali teruji dengan pelemahan nilai tukar rupiah yang dispekulasi berlanjut hingga level 15.000 seiring aksi tunggu investor pada sejumlah laporan keuangan perbankkan.

Meskipun demikian investor asing tercatat net buy diakhir pekan ini sebesar Rp55,38 Miliar. Pada pekan ini tercatat aksi jual investor asing cukup tinggi dilevel 715.69 Miliar rupiah selama sepekan terakhir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top