Saham BBCA & BMRI Melemah, Indeks Bisnis 27 Turun 0,29%

Pergerakan indeks Bisnis 27 melemah pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat (20/7/2018), dengan saham BBCA dan BMRI sebagai penekan utama.
Renat Sofie Andriani | 20 Juli 2018 13:54 WIB
Karyawati mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dealing Room Bank Permata, Jakarta, Rabu (4/4/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks Bisnis 27 melemah pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat (20/7/2018), dengan saham BBCA dan BMRI sebagai penekan utama.

Indeks Bisnis 27 melemah 0,29% atau 1,48 poin ke posisi 504,16 di jeda siang, setelah dibuka turun 0,11% atau 0,55 poin di posisi 505,09. Pada perdagangan Kamis (19/7), indeks berakhir melemah 0,39% di posisi 505,64.

Sepanjang perdagangan hari ini, indeks Bisnis 27 bergerak pada level 503,66-508,42. Dari 27 saham anggota indeks Bisnis 27, sebanyak 6 saham menguat, 18 saham melemah, dan 3 saham stagnan pada akhir sesi I perdagangan hari ini.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang turun 0,97% menjadi penekan utama terhadap koreksi indeks Bisnis 27 pada akhir sesi I, diikuti saham PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) yang turun 1,57%.

Indeks Bisnis 27 merupakan indeks yang terdiri dari 27 saham perusahaan tercatat yang dipilih berdasarkan kriteria fundamental, teknikal atau likuiditas transaksi dan akuntabilitas dan tata kelola perusahaan.

Sejalan dengan indeks Bisnis 27, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada akhir sesi I perdagangan hari ini. IHSG melemah 0,46% atau 26,74 poin ke level 5.844,34 pada akhir sesi I, setelah dibuka di zona merah dengan turun 0,06% atau 3,27 poin di level 5.867,81.

Adapun pada perdagangan kemarin, Kamis (19/7), IHSG ditutup berbalik melemah 0,33% atau 19,65 poin di posisi 5.871,08. Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak pada level 5.842,93 – 5.884,63.

Berdasarkan data Bloomberg, sebanyak 125 saham menguat, 206 saham melemah, dan 266 saham stagnan dari 597 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak di zona merah dengan tekanan terbesar dari sektor perdagangan yang melemah 1,51%, disusul sektor tambang yang turun 1,22%.

Adapun sektor konsumer yang menguat 0,61% dan infrastruktur yang menguat 0,56% menahan pelemahan IHSG lebih lanjut.

Berikut adalah harga saham Bisnis27 di akhir sesi I :

Kode

Nama Perusahaan

Harga (Rp)

AALI

PT Astra Agro Lestari Tbk

10625

ADRO

PT Adaro Energy Tbk

1830

AKRA

PT AKR Corporindo Tbk

4670

ASII

PT Astra International Tbk

6600

BBCA

PT Bank Central Asia Tbk

22975

BBNI

PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk

7200

BBRI

PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk

2910

BDMN

PT Bank Danamon Indonesia Tbk

6300

BMRI

PT Bank Mandiri Persero Tbk

6275

BRPT

PT Barito Pacific Tbk

1785

BSDE

PT Bumi Serpong Damai Tbk

1395

CPIN

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk

3930

HMSP

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk

3720

ICBP

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk

8600

INDF

PT Indofood Sukses Makmur Tbk

6325

INKP

PT Indah Kiat Pulp & Paper Corp Tbk

19625

INTP

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

13475

MYOR

PT Mayora Indah Tbk.

3050

PGAS

PT Perusahaan Gas Negara Persero Tbk

1680

PTBA

PT Bukit Asam Tbk

4410

PWON

PT Pakuwon Jati Tbk.

535

SCMA

PT Surya Citra Media Tbk

2110

SMBR

PT Semen Baturaja Persero Tbk

3300

SMGR

PT Semen Indonesia Persero Tbk

7175

TLKM

PT Telekomunikasi Indonesia Persero Tbk

3960

TPIA

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk

4860

UNTR

PT United Tractors Tbk

32575

 Sumber: Bloomberg.

Tag : IHSG, indeks bisnis27
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top