Kiwoom Sekuritas: Potensi Pelemahan IHSG Masih Terbuka

Pasar saham hari ini, Jumat (20/7/2018), berpotensi bergerak melemah menimbang masih minimnya sentimen positif penggerak pasar yang baru.
Emanuel B. Caesario | 20 Juli 2018 09:15 WIB
Pengunjung mengamati papan monitor yang menunjukkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa efek Indonesia, Jakarta, Rabu (11/7/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA -- Pasar saham hari ini, Jumat (20/7/2018), berpotensi bergerak melemah menimbang masih minimnya sentimen positif penggerak pasar yang baru.

Direktur Riset dan Investasi Kiwoom Sekuritas Indonesia Maximilianus Nico Demus mengatakan sentimen positif boleh jadi datang dari hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) Juli 2018 yang memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Days (Reverse) Repo Rate (7DRRR) di 5,25%.

Dia menilai BI bersikap hawkish, seakan tidak mau kalah terhadap sikap The Fed beberapa waktu lalu.

Beberapa instrumen telah dipersiapkan bank sentral untuk menjaga stabilitas ekonomi, tetapi Nico menyatakan rencana ini tentu tidak dapat terwujud dalam waktu dekat.

Sementara itu, faktor yang mempengaruhi penurunan indeks datang dari perang dagang, di mana Uni Eropa (UE) bisa membalas jika Negeri Paman Sam mengenakan tarif pada mobil pabrikan Benua Biru.

"Secara teknikal kami memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini cenderung melemah dengan support dan resistance di level 5.845-5.909," paparnya dalam riset harian, Jumat (20/7).

Tag : prediksi ihsg
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top