Kurs Jisdor Ditetapkan 14.406, Spot Rupiah Tertekan Dolar AS

Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.406 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Rabu (18/7/2018).
Renat Sofie Andriani | 18 Juli 2018 10:39 WIB
Petugas jasa penukaran valuta asing memeriksa lembaran mata uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Senin (2/7/2018). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.406 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Rabu (18/7/2018).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini terpantau kurs referensi Jisdor ditetapkan Rp14.406 per dolar AS, melemah 15 poin atau 0,10% dari posisi Rp14.391 pada Selasa (17/7/2018).

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, rupiah terpantau melemah 32 poin atau 0,22% ke level Rp14.410 per dolar AS pada pukul 08.49 WIB.

Nilai tukar rupiah hari ini dibuka melemah 14 poin atau 0,10% di level Rp14.392 per dolar AS. Padahal, mata uang Garuda mampu rebound dan ditutup menguat 16 poin atau 0,11% di level 14.378 per dolar AS pada perdagangan Selasa (17/7/2018).

Sepanjang perdagangan pagi ini, nilai tukar rupiah bergerak pada kisaran Rp14.392-Rp14.410.

Sementara itu, pergerakan indeks dolar AS, yang melacak pergerakan greenback terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau lanjut naik 0,07% atau 0,051 poin ke level 95,036 pada pukul 10.07 WIB.

Sebelumnya, indeks dolar dibuka naik 0,048 poin posisi 95,033, setelah berakhir menguat 0,50% atau 0,474 poin di level 94,985 pada perdagangan Selasa (17/7).

Dikutip dari risetnya hari ini, Analis Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail memperkirakan indeks dolar AS akan bergerak menguat di level 95,0-95,5 terhadap beberapa mata uang utama dunia terutama yen dan euro.

Penguatan tersebut didorong komentar hawkish yang disampaikan dalam testimoni Gubernur Federal Reserve Jerome Powell di hadapan senat AS. Powell mengatakan akan tetap menaikan secara bertahap tingkat suku bunga Fed Funds Rate tahun ini seiring kuatnya ekonomi AS.

“Investor melihat hal tersebut sebagai sinyal bahwa tingkat suku bunga AS akan dinaikan empat kali tahun ini,” tulis Ahmad.

Rupiah pun diperkirakan akan melemah di level Rp14.385-Rp14.410 per dolar AS, seiring naiknya yield US treasury sebesar 1 bps menjadi 2.87% pasca pernyataan Powell tersebut.

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)

18 Juli

14.406

17 Juli

14.391

16 Juli

14.396

13 Juli

14.358

12 Juli

14.435

               

  

 

 

Sumber: Bank Indonesia

Tag : jisdor
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top