Adira Dinamika Multi Finance (ADMF) Tawarkan 5 Seri Obligasi Senilai Total Rp1,5 Triliun

Emiten pembiayaan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (ADMF) kembali menawarkan obligasi kepada publik dengan target dana Rp1,5 triliun melalui emisi 5 seri obligasi.
Emanuel B. Caesario | 18 Juli 2018 11:43 WIB
Adira Finance. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA—Emiten pembiayaan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (ADMF) kembali menawarkan obligasi kepada publik dengan target dana Rp1,5 triliun melalui emisi 5 seri obligasi.

Berdasarkan keterangan resmi Indo Premier Sekuritas yang dikutip Rabu (18/7/2018), obligasi ini memperoleh peringkat idAAA dari Pefindo dan bernama Obligasi Berkelanjutan IV Adira Finance Tahap III Tahun 2018.

Obligasi ini diterbitkan dengan harga penawaran 100% dari nilai nominal obligasi dan dijaminkan dengan piutang lancar perseroan sekurang-kurangnya 50% dari nilai pokok obligasi. Obligasi ini diterbitkan untuk kegiatan pembiayaan konsumen sehubungan dengan kegiatan usaha perseroan.

Kelima seri yang ditawarkan masing-masing seri A tenor 370 hari, seri B tenor 24 bulan, seri C 36 bulan, seri D 48 bulan, dan seri E 60 bulan. Indikasi tingkat bunga untuk masing-masing seri yakni seri A 7,00% - 8,00%, seri B 7,50% - 8,50%, seri C 8,00% - 9,00%, seri D 8,50% - 9,50%, seri E 8,75% - 9,75%.

Obligasi ini mulai ditawarkan kepada publik sejak 11 Juli 2018 lalu. Masa penawaran awal atau bookbuilding ini akan berakhir pada 25 Juli 2018 pekan depan.

Seusai bookbuilding, masa penawaran umum obligasi ini akan dilakukan padaa 10-13 Agustus 2018. Penjatahan, pembayaran dari investor, dan distribusi dilakukan berturut-turut pada 14-16 Agustus 2018. Pencatatan di bursa ditargetkan pada 20 Agustus 2018.

Indo Premier Sekuritas sebagai salah satu penjamin emisi efek mencatat sejumlah pertimbangan investasi bagi instrumen dari anak usaha PT Bank Danamon Indonesia Tbk. ini. Pertama, surat utang ini mendapatkan dukungan dan komitmen yang kuat dari Bank Danamon.

Kedua, perseroan merupakan salah satu perusahaan pembiayaan sepeda motor dan mobil yang terbesar di Indonesia. Ketiga, perseroan memiliki tingkat hutang yang relatif masih rendah.

Keempat, perseroan merupakan salah satu perusahaan pembiayaan yang memiliki peringkat tertinggi idAAA dari Pefindo. Kelima, perseroan memiliki jaringan usaha yang luas dengan segmen pasar yang lengkap.

Tag : Obligasi
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top