Pasar Obligasi: Minat Lelang SUN Kembali Tinggi

Minat investor untuk mengikuti lelang surat utang negara mulai meningkat kembali. Lelang SUN pada Selasa (17/7/2018) mendulang penawaran Rp38,17 triliun, tertinggi sejak 13 Maret 2018.
Emanuel B. Caesario | 17 Juli 2018 17:17 WIB
SURAT UTANG NEGARA

Bisnis.com, JAKARTA—Minat investor untuk mengikuti lelang surat utang negara mulai meningkat kembali. Lelang SUN pada Selasa (17/7/2018) mendulang penawaran Rp38,17 triliun, tertinggi sejak 13 Maret 2018.

Pada Selasa (17/7/2018), pemerintah kembali menggelar lelang rutin SUN sebanyak 5 seri. Kelima seri tersebut yakni SPN03181018 tenor 3 bulan, SPN12190411 tenor 9 bulan, FR0063 tenor 5 tahun, FR0064 tenor 10 tahun, dan FR0075 tenor 20 tahun.

Berdasarkan pengumuman di laman resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, total penawaran investor kali ini mencapai Rp38,17 triliun. Nilai ini merupakan penawaran tertinggi yang masuk sejak 13 Maret 2018 yang mencapai Rp46,47 triliun.

Penawaran investor masing-masing yakni SPN03181018 Rp9,07 triliun, SPN12190411 Rp8,65 triliun, FR0063 Rp6,79 triliun, FR0064 Rp8,67 triliun, dan FR0075 Rp4,99 triliun.

Penawaran investor cenderung melamah sejak pertengahan Maret dan puncaknya pada 8 Mei 2018, yang mana penawaran hanya Rp7,19 triliun. Rendahnya penawaran itu menyebabkan pemerintah membatalkan lelang tersebut, apalagi yield yang diminta terlalu tinggi.

Sejak itu, pemerintah memutuskan menurunkan target lelang dari semula Rp17 triliun menjadi Rp10 triliun. Setelahnya, penawaran lelang masih cenderung terbatas tetapi sudah lebih dari Rp20 triliun. Penyerapan oleh pemerintah paling tinggi hanya Rp15 triliun.

Namun, pada lelang hari ini, pemerintah menyerapa penawaran yang masuk hingga mencapai target maksimal, yakni Rp20 triliun. Penyerapan pada masing-masing seri yakni SPN03181018 Rp3 triliun, SPN12190411 Rp3 triliun, FR0063 Rp4,75 triliun, FR0064 Rp6,5 triliun, dan FR0075 Rp2,75 triliun.

Yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan bagi masing-masing seri yakni SPN03181018 sebesar 5,218%, SPN12190411 sebesar 6,158%, FR0063 sebesar 7,556%, FR0064 sebesar 7,588%, dan FR0075 sebesar 8,062%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
surat utang negara

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top